4 Lokasi Syuting Film Bumi Manusia, dari Angkringan Hingga Pantai yang Cocok Jadi Destinasi Liburanmu

Bumi Manusia sedang tayang di seluruh bioskop Indonesia. Sebuah film yang diadaptasi dari buku karya Pramoedya Ananta Toer dengan judul yang sama.

Diproduksi Falcon Pictures, film ini akan membuatmu gregetan dengan perjuangan Minke alias Raden Mas Tirto Adhi yang diperankan Iqbaal Ramadhan. Sebagai pribumi yang kerap direndahkan kala itu, dia jatuh hati pada perempuan blasteran Indonesia-Belanda, Annelis Mallemar yang diperankan Mawar Eva de Jongh.

Sang sutradara, Hanung Bramantyo, menjadikan Surabaya sebagai setting lokasi film yang berlatar pada era kolonial Belanda. Namun, sebenarnya lokasi syutingnya bukan di Surabaya, melainkan sebagian besar di Yogyakarta.

Di mana saja? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

1. Pantai Goa Cemara

Lokasi: Jalan Lintas Selatan, Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul

Jam operasional: 24 jam

Beberapa kali Bumi Manusia menampilkan pesona pantai Yogyakarta yang mengagumkan. Salah satu yang terlihat adalah saat Minke menikmati senja yang lokasinya berada di Goa Cemara.

Bukan hanya pantainya yang indah, Goa Cemara juga punya kawasan pohon cemara yang mengagumkan. Tak heran kalau tempat wisata ini populer, meski jaraknya cukup jauh dari pusat kota.

Selain tempat wisata, Goa Cemara juga menjadi lokasi Lelabuhan. Tradisi ini dilakukan setiap 1 Muharam atau 1 Suro pada penanggalan Jawa. Mereka akan mengarak sebuah boneka mirip kambing bersamaan dengan hasil bumi.

2. Studio Gamplong

Lokasi: Studio Alam Desa Wisata Gamplong, Jalan Gamplong Nomor 1

Jam operasional: 10.00-22.00

Bak mini Hollywood, Studio Gamplong dipilih sebagai lokasi rumah Nyai Ontosoroh. Lokasinya sekitar 16 kilometer dari Titik Nol Kilometer, Yogyakarta. Sebelumnya, Hanung juga pernah menggunakan studio ini sebagai lokasi film Sultan Agung: The Untold Love Story.

Berada di lahan seluas 2 hektare, Studio Gamplong terdiri dari banyak bangunan semi permanen untuk kebutuhan syuting. Misalnya seperti pendopo, gerbang, keraton, benteng, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain foto-foto, kamu juga bisa belanja oleh-oleh atau wisata kuliner. Setiap pukul 6-10 pagi, terdapat pasar tradisional di kawasan Studio Gamplong. Kain tenun menjadi salah satu produk paling populer di sini.

Studio yang dibangun Hanung pada tahun lalu ini dibuka untuk umum. Selama tidak ada proses syuting, kamu bisa bebas ke sini tanpa dipungut biaya.

3. Waduk Sermo

Lokasi: Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta

Jam operasional: 08.00-17.00

Waduk Sermo menjadi lokasi romantis saat Minke memadu kasih dengan Annelis. Pengambilan gambar yang cinematic membuatnya terlihat lebih indah dan menawan.

Waduk Sermo diresmikan Presiden RI ke-2, Soeharto, pada 20 November 1996. Fungsi utamanya digunakan sebagai sumber air bersih untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan irigasi persawahan di kawasan Wates.

Sebagai tempat wisata, kamu gak perlu ragu lagi untuk datang ke sini. Alamnya begitu indah, membuatmu mudah mendapatkan foto Instagramable. Senja di Waduk Sermo sangat layak untuk kamu nantikan, karena memesona banget!

Biasanya selagi menunggu sore, wisatawan singgah dahulu di Kalibiru. Berjarak empat kilometer, Kalibiru populer karena spot fotonya yang apik dengan latar belakang Waduk Sermo.

4. Angkringan Pendopo Ndalem

Lokasi: Jalan Sompilan Nomor 12, Ngasem Yogyakarta

Jam operasional: 18.00-23.30

Awalnya mungkin kamu melihat lokasi Minke bertemu ayahnya berada di sebuah keraton. Namun, lokasi sebenarnya berada di tempat makan bernama Angkringan Pendopo Ndalem.

Kalau angkringan identik dengan tempat makan sederhana pinggir jalan, tempat ini justru mengusung konsep rumah Jawa layaknya sebuah keraton. Didominasi cat hijau, tempat ini mampu menampung hingga 50 orang.

Menu yang bisa kamu nikmati antara lain nasi teri, oseng, tempe, nasi bandeng, sate ayam, dan menu khas Jawa lainnya. Tersedia meja panjang untukmu memilih makanan ala prasmanan.

Walupun berkesan mewah, harganya relatif terjangkau. Misalnya untuk mendapatkan nasi, sate ayam, sate ati, dan wedang gasu, kamu cukup membayar sekitar Rp16.500.

(disadur dari idntimes.com/Reza Iqbal)

Leave a Reply

%d bloggers like this: