5 Informasi Salah Seputar COVID-19 dari Mandi Air Panas hingga Gigitan Nyamuk

Belum ditemukannya obat yang spesifik dan efektif untuk menangkal virus corona baru atau COVID-19 membuat banyak orang menebak-nebak dan mencari informasi seputar pencegahan COVID-19 melalui internet.

Sayangnya, tidak semua informasi kesehatan yang beredar di internet dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Bahkan, sebagian ada yang sama sekali tidak berguna dan sebagiannya lagi justru dapat membahayakan kesehatan.

1. Virus COVID-19 tidak dapat hidup di daerah dengan iklim panas dan lembap

Sejauh ini, telah banyak bukti bahwa virus COVID-19 dapat menular ke semua area, termasuk daerah dengan cuaca panas dan lembap.

Untuk itu, WHO mengimbau agar di mana pun kamu tinggal dan apa pun iklimnya, kamu tetap harus melakukan tindakan perlindungan agar tidak tertular COVID-19.

Dan cara terbaik untuk melindungi diri dari COVID-19 adalah dengan sering mencuci tangan dengan sabun.

Sebab, cuci tangan dengan sabun mampu menghilangkan virus yang mungkin ada di tangan dan menghindari infeksi virus COVID-19 yang dapat terjadi saat kamu menyentuh mata, mulut, dan hidung.

2. COVID-19 dapat menular melalui gigitan nyamuk

Sampai saat ini belum ada informasi atau bukti yang menunjukkan bahwa COVID-19 dapat ditularkan oleh nyamuk.

COVID-19 adalah virus pernapasan yang menyebar terutama melalui tetesan atau droplet yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, atau melalui tetesan air liur atau cairan hidung.

Untuk itu, hindari kontak dengan siapa pun yang menunjukkan gejala batuk dan bersin.

3. Minum air tiap 15 menit dapat membersihkan tubuh dari virus

Ada juga postingan yang mengatakan bahwa minum air setiap 15 menit dapat membasmi virus yang mungkin masuk ke mulut.

Padahal, melansir dari BBC, peneliti dari University of Oxford mengatakan bahwa tidak ada mekanisme biologis yang mendukung gagasan ini. Sebab, COVID-19 masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernapasan ketika kamu menarik napas. Sehingga, meminum air sebanyak mungkin tidak akan mencegah kamu terkena virus.

Meskipun demikian, banyak minum air dan menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan.

4. Mandi air panas dapat mencegah infeksi COVID-19

Selain kabar mengenai panas yang dapat membunuh virus, banyak juga beredar informasi hoaks yang menyatakan bahwa mandi air panas akan mencegah tubuh terinfeksi COVID-19.

Padahal, WHO dah UNICEF menyatakan bahwa mandi air panas atau hangat tidak akan mencegah siapapun tertular COVID-19. Sebaliknya, mandi dengan air yang suhunya terlalu panas bisa berbahaya, karena bisa membakar kulit.

5. Konsumsi bawang putih dapat mencegah infeksi COVID-19

Kamu pasti sering melihat postingan di media sosial dan grup WhatsApp yang mengatakan bahwa konsumsi bawang putih dapat mencegah infeksi COVID-19.

Padahal, WHO (World Health Organization) mengatakan bahwa meskipun bawang putih dikenal sehat dan bahkan memiliki sifat antimikroba, tapi tidak ada bukti bahwa makan bawang putih dapat melindungi orang dari COVID-19.

Bahkan, The South China Morning Post pernah melaporkan sebuah kasus tentang seorang perempuan yang harus dirawat di rumah sakit lantaran mengalami radang tenggorokan setelah mengonsumsi 1,5 kg bawang putih mentah.

(disadur dari idntimes.com/Eka ami)

Portal Media Entertainment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

LIONTIVI Portal Media Entertainment