7 Fakta Andrea Dian Positif COVID-19, Awalnya Didiagnosis DBD hingga Jalani Isolasi

Artis peran Andrea Dian Indria Sari Setiawan atau Andrea Dian mengumumkan, ia positif terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Andrea Dian melalui akun Instagram-nya, Minggu (22/3/2020).

Berikut sejumlah pengakuan Andrea tentang kondisinya:

1. Diagonis awal, demam berdarah

Wanita berusia 34 tahun ini menceritakan awal mula ia bisa mengetahui virus corona yang kini menjadi pandemi global, menjangkiti dirinya.

Ia mengaku awalnya didiagnosis mengidap demam berdarah.

Awalnya aku demam tanggal 13 Maret 2020 dan langsung dibawa ke RS Swasta. Di sana aku didiagnosis Demam Berdarah dan langsung opname. Tanggal 15 aku sudah mulai fit,” tulis Andrea, seperti dikutip Kompas.com, Minggu.

Namun, karena masih khawatir akan kondisinya, Andrea kemudian meminta untuk dicek thorax.

Rontgen thorax adalah pemeriksaan kondisi organ dalam rongga dada, termasuk jantung dan paru-paru.

Hasilnya bagus. Cek influenza, hasilnya negative,” tulis Andrea.

Namun, ketika paru-parunya di-scan, ditemukan ada flek pada bagian kanan dan kiri paru-parunya.

Selang beberapa hari setelah melakukan tes, istri aktor Ganindra Bimo ini akhirnya mendapat kabar bahwa ia positif terinfeksi virus corona.

Baru tanggal 18 Maret aku dikasih kabar kalau aku positif Covid-19,” ujarnya.

2. Jalani isolasi

Andrea tengah menjalani proses isolasi sesuai arahan protokol kesehatan di sebuah rumah sakit.

Istri aktor Ganindra Bimo ini bersyukur masih mendapatkan tempat tidur.

Aku cukup beruntung mendapatkan tempat tidur, walau fasilitas kamar seadanya,” kata Andrea Dian.

Menurut dia, masih banyak pasien yang belum mendapatkan fasilitas perawatan yang memadai karena kapasitas yang terbatas.

Tapi di luar masih banyak yang tidak dapat tempat istirahat yang layak. Beberapa pasien bilang ada yang tidur di bangsal, bahkan di kontainer,” ucap Andrea.

3. Saksikan petugas medis kewalahan

Di sisi lain, istri Ganindra Bimo itu ikut merasakan bagaimana tenaga medis kelabakan menangani pasien yang jumlahnya melebihi kapasitas tim medis.

Perawat dan dokter di sini sangat ramah dan membantu, tetapi aku lihat sendiri bagaimana mereka sangat kewalahan menghadapi banyaknya pasien, baik yang positif maupun yang suspect,” ujarnya. 

Ia berharap instansi terkait dapat merespons pesannya dengan mengatasi berbagai kendala penanganan virus corona di Indonesia.

4. Banjir dukungan dan doa

Usai mengumumkan dirinya positif terinfeksi virus corona, Andrea Dian langsung dibanjiri dukungan dan suntikan semangat.

Baik dari rekan-rekan artis, sahabat, maupun warganet.

Unggahan Andrea Dian di akun Instagram-nya, Minggu (22/3/2020), dipenuhi 859 komentar.

View this post on Instagram

Aku positif terinfeksi COVID-19. Melalui pesan ini aku pengen orang – orang terdekatku yang aku sayangi, dan orang-orang yang belakangan bertemu aku, bisa aware dan melakukan tindakan – tindakan pencegahan sebelum virus ini makin menyebar. Don’t worry, I’m okay. Awalnya aku demam tanggal 13 Maret dan langsung dibawa ke RS Swasta. Di sana aku didiagnosis Demam Berdarah dan langsung opname. Tanggal 15 aku udah mulai fit. Tapi karena khawatir aku diminta untuk cek thorax. Hasilnya bagus. Cek influenza, hasilnya negative. Dan waktu scan paru, ada flek di kanan dan kiri. Karena ada flek maka besoknya tanggal 16 Maret aku cek swab untuk tes apakah aku terinfeksi virus Covid-19 apa tidak. Baru tanggal 18 Maret aku dikasih kabar kalo aku positif Covid-19. Malem itu juga aku dipindahkan ke RS yang dirujuk pemeritah untuk aku diisolasi. Aku punya kondisi auto immune yang mana membuat aku punya tuntutan tertentu untuk menjaga kondisi immune ku. Aku sekarang ada di sebuah ruangan bersama 5 pasien positif lainnya dengan kondisi berbeda. Aku sehat dan tidak ada keluhan apapun. Tapi di ruangan ini beberapa temen tidak dengan kondisi sebaik aku. Perawat dan dokter di sini sangat ramah dan membantu. Tapi aku lihat sendiri bagaimana mereka sangat kuwalahan menghadapi banyaknya pasien, baik yang positif maupun yang suspect. Aku cukup beruntung mendapatkan tempat tidur, walau fasilitas kamar yang seadanya. Tapi di luar masih banyak yang tidak dapat tempat istirahat yang layak. Beberapa pasien bilang ada yang tidur di bangsal, bahkan di konteiner. Bila ada pihak yang berwenang membaca pesanku ini, mohon lebih diperhatikan lagi para tenaga medis ini, fasilitas dan penangan pasien yang diisolasi seperti hal – hal dasar; sanitizer, tissue, sabun, air minum, kami kekurangan. Yang juga penting adalah penanganan pasien yang membludak. Kami semua, baik pasien atau tenaga kesehatan di sini butuh pertolongan. Butuh peralatan yang layak dan system yang jelas. (lanjut di-comment)

A post shared by AndreaDian (@andreadianbimo) on

Nama-nama seperti Jennifer Bachdim, Melaney Ricardo, dan Chicco Jerikho memberikan dukungan pada Andrea.

Ada pula Wulan Guritno, Audy Item, dan Ussy Sulistiawaty yang tak luput memberikan doa dan dorongan semangat pada Andrea.

5. Dalam kondisi autoimun

Andrea memiliki riwayat penyakit autoimun yang membuatnya harus ekstra menjaga imunitas di tengah proses isolasi.

Aku punya kondisi autoimun yang mana membuat aku punya tuntutan tertentu untuk menjaga kondisi imun ku,” ucap Andrea.

Ia menuturkan, saat ini berada satu ruangan dengan beberapa pasien lainnya, baik yang sudah dinyatakan positif atau yang masih suspect.

Aku sekarang ada di sebuah ruangan bersama lima pasien positif lainnya dengan kondisi berbeda,” ujar Andrea.

Ia mengatakan, kesehatannya saat ini baik dan tidak menunjukkan gejala apa pun.

6. Minta orang-orang waspada

Andrea ingin orang-orang yang pernah berinteraksi dengannya beberapa waktu belakangan bisa waspada.

Melalui pesan ini aku pengin orang-orang terdekatku yang aku sayangi, dan orang-orang yang belakangan bertemu aku, bisa aware dan melakukan tindakan-tindakan pencegahan sebelum virus ini makin menyebar,” tulis Andrea.

Tindakan pencegahan itu, misalnya melakukan pemeriksaan ke rumah sakit atau mengisolasi diri terlebih dulu secara mandiri selama 14 hari.

7. Pesan khusus Andrea

Andrea memberi pesan edukasi untuk meminimalisasi potensi penyebaran virus corona.

Meski awalnya Andrea mengaku stress, ia mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat, termasuk sang suami, Ganindra Bimo.

“Aku berusaha menjalani masa isolasi ini dengan positif dan semangat,” ucap Andrea.

Andrea yang kini telah menjalani isolasi sesuai arahan protokol kesehatan menyampaikan agar masyarakat tetap waspada dan tak meremehkan kondisi saat ini.

Mengikuti imbauan pemerintah wajib demi melindungi diri dan keluarga dari hal-hal yang tak diinginkan.

Untuk teman-teman yang ada di luar, tolong jangan anggap remeh. Pandemi ini nyata, dan virusnya ada sekitar kita. Ikuti imbauan pemerintah dan disiplin: #dirumahaja, jaga jarak, karantina diri sendiri sesuai arahan,” katanya.

Ia juga menambahkan, bagi semua orang yang ingin memberikan donasi di tengah pandemi ini, bisa mengirimkannya lewat link di bawah ini:

View this post on Instagram

Sudah 6 hari semenjak aku di nyatakan Positive COVID 19, aku menjalani isolasi di RS rujukan pemerintah, Aku cukup beruntung mendapatkan tempat tidur, walau fasilitas kamar yang seadanya. Tapi di luar masih banyak yang nggak dapat tempat istirahat yang layak. Beberapa pasien bilang ada yang tidur di bangsal, bahkan di konteiner. kondisi di RS sekarang sudah benar-benar parah, sudah tidak cukup menampung tambahan pasien, dan semua tenaga medis kewalahan. Yang juga penting adalah terkait penanganan pasien yang membludak. Kami semua, baik pasien atau tenaga medis di sini butuh pertolongan dari teman-teman. Kita butuh peralatan yang layak dan system yang jelas. Melalui campaign ini aku mau ngajak teman-teman untuk membantu para tenaga medis ini untuk sama sama menyediakan fasilitas dan penangan pasien yang diisolasi seperti hand sanitizer, tissue, sabun, air minum, dan APD (Alat Pelindung Diri). Karena aku melihat sendiri, di sini masih sangat kekurangan. Selain daripada fasilitas yang sudah aku sebutkan diatas, aku sadar bahwa yang terdampak corona nggak hanya yang positif dan suspect, tapi juga para pekerja informal yang nggak bisa #dirumahaja demi menghidupi diri dan keluarga, seperti ojol, para pedagang di pasar, dan lainnya. Alhasil, risiko mereka terpapar COVID-19 jadi semakin tinggi. Don’t worry, I’m okay. But they don’t. Untuk itu, aku minta tolong untuk teman-teman membantu semua yang terdampak COVID-19 dengan klik link yang ada di bio aku dan klik “DONASI SEKARANG” dan ikuti step donasinya. Setiap rupiah dan doa dari teman-teman, sangat berarti untuk keadaan yang lebik baik. Salam, Andrea Dian ❤️🙏

A post shared by AndreaDian (@andreadianbimo) on

Instagram Andrea Dian

(disadur dari kompas.com/Andi Muttya Keteng Pangerang)

Portal Media Entertainment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

LIONTIVI Portal Media Entertainment