7 Makanan Warisan Dunia Versi UNESCO, 3 Diantaranya dari Indonesia!

Makanan juga menjadi salah satu budaya yang turun-temurun dari nenek moyang. Banyak jenis makanan yang tersebar di seluruh dunia menjadi khas suatu daerah atau negara. Selain lezat, makanan khas tersebut bahkan sudah ada yang mendunia.

Tiap negara pasti menyediakan menu makanan yang mendunia dan sangat umum dijumpai. Ternyata dari sekian banyak makanan di dunia, ada yang sudah dijadikan warisan dunia menurut UNESCO. Penasaran makanan apa saja yang menjadi warisan dunia? Yuk, simak ulasan berikut:

1. Rendang

Makanan dari Indonesia ini termasuk warisan dunia UNESCO. Rendang biasanya terbuat dari daging dan dimasak dengan santan sampai kuahnya kering, serta menjadi salah satu makanan terlezat di dunia.

2. Nsima

Makanan ini sebagai pengganti nasi bagi warga negara Malawi di Afrika. Terbuat dari jagung yang ditumbuk, nsima menjadi salah satu warisan dunia UNESCO.

3. Pizza

Hidangan gurih berbentuk lingkaran dari Italia ini tentu sudah tak asing lagi di telinga kita. Proses pembakaran dengan menggunakan oven atau tungku membuat pizza menjadi gurih. Sejak tahun 2017 pizza ditetapkan sebagai warisan dunia UNESCO.

4. Lumpia

Lumpia awalnya jajanan tradisional Tiongoa. Di Indonesia, lumpia makanan khas dari Semarang dan dimodifikasi dengan lidah masyarakat Indonesia.

Lapisan tipis gandum yang berisi aneka daging dan sayuran ini sangat populer dan telah resmi menjadi warisan budaya Indonesia oleh UNESCO sejak tahun 2014.

5. Washoku

Makanan tradisional Jepang tertua ini masuk ke dalam warisan budaya UNESCO sejak 2013. Hidangan washoku biasanya disajikan dengan sup. Washoku sudah ada sejak 15.000 tahun lalu.

6. Tempe

Makanan yang terbuat dari biji kedelai ini juga termasuk warisan dunia UNESCO. Tempe kaya akan gizi dan vitamin. Selain itu, tempe juga berasal dari Indonesia.

7. Baguette

Roti yang berasal dari Perancis ini memiliki ukuran yang panjang, besar dan renyah. Biasanya dijadikan santapan sehari-hari bagi masyarakat Perancis. Roti ini juga termasuk warisan dunia UNESCO.

(disadur dari idntimes.com/Amirah Handa Yani)

Leave a Reply

%d bloggers like this: