BERKAT COSTUME YANG BERTEMA “IBU PERTIWI”, DEA RIZKITA MAMPU MENGALAHKAN 77 KONTESTAN LAINNYA DI AJANG MISS GRAND INTERNATIONAL 2017

Dea Goesti Rizkita Koswara yang lahir di Bandung, pada 28 Juni 1993. Dea mengawali karirnya di dunia hiburan sebagai model. Di tahun 2009, saat ia melihat Qory Sandiovira di atas panggung Putri Indonesia, Dea pun sudah membulatkan mimpinya agar suatu saat bisa berdiri di panggung Putri Indonesia. Lima tahun, Dea mempersiapkan dirinya untuk berlaga di Putri Indonesia dengan meniti karir menjadi Duta Wisata tingkat Kota, Provinsi, hingga mengikuti pemilihan cover majalah.

Hingga akhirnya pada Maret kemarin, Dea mewakili Provinsi Jawa Tengah maju menjadi kontestan ajang Ratu Kecantikan Putri Indonesia. Sarjana Psikologi ini akhirnya meraih gelar Runner Up 3 Putri Indonesia sekaligus meraih gelar Putri Indonesia Perdamaian.

Berkat gelar Putri Indonesia Perdamaian, Dea berhak mengikuti ajang Miss Grand International yang di selenggarakan di Vietnam pada Oktober kemarin. Ada 77 kontestan yang berasal dari 77 negara dalam malam final Miss Grand International 2017. Dea pun akhirnya meraih posisi 10 besar, Miss Popular Vote dan pemenang kategori Best National Costume.

Costume yang dikenakan Dea di ajang Miss Grand International 2017, merupakan rancangan hasil kolaborasi Morphacio Body Art dan Mayaratih Couture dengan mengangkat tema “Ibu Pertiwi”. Costume tersebut memiliki berat 27 KG, dan bagian ekor kostum, terdapat tujuh miniatur Candi.

Benarkah Dea sempat mengaku gugup melihat indonesia yang kemarin bisa meraih gelar juara Miss Grand International? Dan seperti apa pengalaman Dea berlaga di ajang Internasional sambil mengenakan kostum nasional dengan berat 27 kg? Saksikan selengkapnya hanya di Rumpi No Secret.

Foto Lights On Rumpi.
Portal Media Entertainment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

LIONTIVI Portal Media Entertainment