Kisah Seorang Fotografer Difabel : Nyaris Dibuang, Hingga Upaya Bunuh Diri

Lahir dengan disabilitas, fotografer Achmad Zulkarnain atau Bang Dzoel sehari-hari beraktifitas mengendarai sejenis gokart yg dimodifikasi. Karena memiliki tangan yang kurang sempurna, Bang Zoel menggunakan kamera dengan sisa jari dan bagian dari wajah seperti bibir.

Bang Dzoel pernah mengalami masa masa kelam, sampai merasa ingin mengakhiri hidup. Bahkan diskriminasi pertama kali justru didapatknnya dari keluarga, dimana ketika baru lahir, ia sampat sudah dimasukkan kantong plastik, hendak dibuang.

Di usia yang masih sangat kecil, yakni saat duduk di kelas 4-6 SD, Bang Dzoel mengaku sudah 3 kali mencoba bunuh diri karena merasa terkucilkan. Ia pernah menusukkan pisau ke perut, dan terjun ke tebing, namun Tuhan berkehendak
lain, dan ia tetap hidup hingga kini.

Sejak dari situ Bang Dzoel belajar untuk melanjutkan hidup. Ia selalu terngiang kalimat : “Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaumnya merubah nasibnya sendiri..”

Sejak saat itu, Bang Dzoel terus beribadah, berdoa, dan mulai belajar untuk mengenali diri sendiri.

Berawal dari memotret KTP, pria berusia 24 tahun ini mengasah ilmu fotografinya melalui internet. Kamera pertamanya dibeli dengan cicilan 18 bulan. Dan kini Bang Dzoel telah memiliki 5-7 buah kamera yang dipakai untuk berkerja.

“Jangan pernah menghentikan langkah kita untuk ke depan,” pesannya. Selanjutnya Bang Dzoel menambahkan,”Ketika kita tidak ingin didiskriminasikan oleh orang, jangan pernah mendiskriminasikan diri sendiri.”

Portal Media Entertainment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

LIONTIVI Portal Media Entertainment