Pengidap Diabetes Masih Aman Nikmati Kue Nastar Lebaran yang Rendah Gula dan Lemak. Ini Resepnya!

Pengidap diabetes disarankan membatasi asupan makanan yang mengandung gula dan lemak jenuh. Bagaimana dengan kue Lebaran? Selain mengandung banyak gula, kue kering yang dibuat untuk Hari Raya biasanya juga mengandung mentega, susu, dan krim yang memiliki lemak jenuh. Karena itu, kue kering termasuk makanan yang perlu dihindari oleh penderita diabetes.

Tetapi jika Anda benar-benar ingin makan makanan ringan yang satu ini, ada beberapa cara untuk membuat kue kering menjadi lebih ramah. Chef Bahran, Corporate Executive Prasanthi Hotels and Resorts, mencontohkan menggunakan tepung khusus untuk penderita diabetes atau ganti tepung terigu dengan tepung gandum.

Gula juga perlu diganti dengan pemanis lain seperti pemanis alami dari ekstrak tanaman atau pemanis yang dianjurkan dokter.

“Rasanya lebih manis daripada gula, tetapi tidak berkontribusi pada peningkatan gula darah,” ucapnya dalam kuliah WhatsApp bertema Menyambut Idul Fitri dengan Masakan Istimewa di Rumah Saja, Rabu, 20 Mei 2020.

Hal lain yang perlu diperhatikan saat membuat kue untuk pengidap diabetes adalah mengganti mentega dengan versi yang lebih sehat. Bisa menggunakan mentega khusus untuk orang diabetes, Anda bisa mendapatkannya dengan mencampur margarin rendah lemak atau minyak canola (atau juga vegetable oil) ke dalam campuran sehingga kandungan lemaknya bisa dikurangi.

Selain bahan dasar, salah satu asupan penting yang harus dipenuhi oleh penderita diabetes adalah serat. Untuk menambahkan asupan serat ke kue, Anda dapat mencoba menambahkan beberapa jenis buah saat membuat kue kering, seperti buah beri, kelapa, atau buah kering rendah gula.

“Hanya saja, meski dianggap lebih sehat, ingat jangan mengkonsumsi secara berlebihan nanti gula darah bisa naik lagi,” ucap Chef Bahran.

Berikut resep kue Lebaran nastar untuk pengidap diabetes ala Chef Bahran:

Bahan untuk kulit:

  • 550 gram tepung gandum
  • 70 gram tepung maizena
  • 235 gram margarin lemak rendah
  • 235 gram mentega lemak rendah
  • 80 gram gula halus (gunakan gula khusus penderita diabetes)
  • 80 gram susu bubuk rendah lemak
  • 4 butir kuning telur

Bahan untuk selai nanas:

  • 2 kg nanas madu parut (dua buah nanas madu )
  • 50 gr gula aren kampung
  • 5 cm kayu manis
  • 8 buah cengkeh
  • 1 sdt garam halus
  • 2 sdt air jeruk nipis/lemon

Bahan untuk olesan:

  • 1. 4 kuning telur
  • 2. 1 sdt gula (gunakan gula khusus untuk penderita diabetes )
  • 3. 1 sdm susu tawar cair atau susu kedelai.

Cara membuat:

Selai nanas:

campur nanas madu, gula aren kampung, kayu manis, cengkeh, garam, dan air jeruk nipis atau lemon. Masak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga menjadi selai yang kering dan kental.

Kulit nastar:

  • Campur margarin, mentega, kuning telur, dan gula halus. Kocok hingga rata menggunakan mixer kurang lebih 3 menit.
  • Masukkan tepung gandum, tepung maizena, dan susu bubuk sambil diaduk menggunakan spatula hingga tercampur rata.
  • Ambil adonan kulit bentuk bulat pipih. Isi dengan selai nanas secukup nya. Bentuk menjadi bulat, panjang, lonjong sesuai dengan selera ukuran dan bentuk.
  • Susun adonan yang telah dibentuk dan diisi selai nanas di atas loyang yang telah dioleskan margarin. Oleskan adonan nastar dengan bahan olesan.
  • Panggang adonan di dalam oven dengan suhu 170°C selama 20 menit (sampai terlihat kuning kecoklatan ) atau hingga kue matang.
  • Angkat, tunggu hingga dingin, dan sajikan kue kering nastar yang rendah gula.

(disadur dari tempo.co)

Portal Media Entertainment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

LIONTIVI Portal Media Entertainment