Simak Serunya Kisah Sheza Idris di Amerika, Dari Ngidam Hingga Keputusan Berhijrah

Setelah sang suami selesai menuntaskan studinya di Amerika, Sheza Idris akhirnya kembali untuk menetap di tanah air. Dengan kondisi hamil 7 bulan, Sheza menempuh perjalanan sekitar 24 jam untuk kembali ke Jakarta.

Selama menjalani awal kehamilan di Amerika, Sheza mengaku mengalami ngidam kuliner khas Indonesia.

“Di kehamilan bulan ke 1 dan 3, kepingin cendol, martabak, dan sate padang. Ada, makanan Malaysia.. tapi beda,” keluh Sheza.

Sampai-sampai sang suami, Surya Ibrahim, berinisiatif membuatkan cendol, namun tetap terasa berbeda di lidah Sheza.

Selain kehamilan, hal yang berubah dati seorang Sheza Idris adalah dirinya kini telah mantap berhijab.

“Aku memutuskan berhijab itu karena di sana belajar juga.  Karena Islam di Amerika adalah agama minoritas, justru aku semakin belajar melalui internet. Menurut aku ini kewajiban,“ kata Sheza mantap.

Lantas apa sajakah pengalaman spiritual yang dialami oleh Sheza selama di negara Paman Sam?

“Komunitas Islam di sana ‘kan kecil, tapi jadi lebih akrab, itu aja kenikmatannya. Meski tak saling kenal, bertemu di jalan, saya biasa menyapa dengan ‘assalamualaikum’. Tetap ada saja yang melihat dengan pandangan berbeda, tapi ngga apa-apalah… Aku kan berhijab karena Allah…” tutup Sheza sembari tersenyum.

Leave a Reply

%d bloggers like this: