4 Makanan Unik yang Jarang Diketahui di Indonesia, Kamu Pernah Coba?

Sharing is caring

Berbicara tentang kuliner Indonesia seakan tidak pernah ada habisnya. Mulai dari kuliner kekinian, kuliner populer hingga kuliner unik di setiap wilayahnya. Namun, ada beberapa makanan unik Indonesia yang jarang diketahui lho. Penasaran apa saja kuliner tersebut? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini :

Mandai

Mandai merupakan sebutan untuk kulit cempedak yang sudah melalui proses fragmentasi. Kemudian dijadikan sebagai lauk pendamping nasi. Makanan unik yang jarang diketahui ini sangat populer di kalangan masyarakat Kalimantan, terutama orang Banjar. 

Untuk bisa menghasilkan Mandai yang enak, harus menggunakan kulit cempedak dari buah cempedak yang matang. Bagian kulit yang digunakan biasanya adalah kulit bagian dalam yang terlihat seperti gabus. 

Bagian tersebut akan dipotong-potong dan direndam menggunakan air garam selama tiga hari hingga sebulan. Lamanya proses perendaman akan mempengaruhi tekstur Mandai. Mandai yang akan dikonsumsi biasanya harus digoreng terlebih dahulu atau bisa juga di oseng dengan bahan dan bumbu lain.

Ampiang Dadiah

Kuliner unik yang jarang diketahui selanjutnya adalah makanan khas Sumatera Barat. Dimana makanan ini merupakan kudapan hasil kombinasi dari ampiang atau emping yang terbuat dari beras ketan, dan dadiah, kudapan lezat mirip dengan yoghurt, akan tetapi diolah dengan cara tradisional khas Minangkabau.

Dadiah sendiri diolah dari susu kerbau yang disimpan dalam potongan bambu yang ditutup dengan daun pisang dan disimpan selama dua malam. Tekstur Dadiah ini sangat lembut dan mirip yoghurt sehingga disebut sebagai yoghurt tradisionalnya Indonesia.

Ketika Dadiah dan Ampiang dipertemukan dalam satu mangkuk, biasanya akan ditambahkan santan, kuah gula merah cair, serutan es dan parutan kelapa. Rasanya gurih dan berbau khas susu kerbau.

Tempoyak

Kuliner unik yang jarang diketahui ini populer di daerah Palembang, Bengkulu, Lampung dan Jambi. Tempoyak merupakan makanan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. 

Biasanya dapat dikonsumsi sebagai lauk yang dimakan dengan nasi.  Tempoyak memiliki citarasa asam karena telah difermentasi. 

Tempoyak dibuat dengan menggunakan daging buah durian lokal yang masak atau yang sudah terlalu matang. Kemudian diberi garam dan disimpan dalam wadah tertutup. Untuk mempercepat proses fermentasi, biasanya daging durian matang dalam toples tersebut disimpan dalam suhu ruangan.

Apabila sudah difermentasi 3-5 hari Tempoyak ini bisa diolah menjadi sambal tempoyak. Bisa juga dimasak dengan campuran daging ayam atau dibuat menjadi sambal goreng udang.

Pipis Kopyor (baca : Pipes Kopyor)

Kuliner yang satu ini merupakan makanan ringan khas Jawa Tengah yang terbuat dari kelapa muda, roti tawar dan santan. Versi dan penampilan Pipis Kopyor sendiri berbeda-beda, tergantung dari daerahnya. 

Ada yang membuat Pipis Kopyor bertekstur padat ada pula yang berkuah santan cair. Ada yang sekadar memakai roti tawar dan kelapa muda, ada pula yang menambahkan isian lain seperti pisang, kismis dan sagu.

Citarasa Pipis Kopyor, manis gurih dan menyegarkan jika disajikan dengan berkuah santan. Bertekstur lembut karena penggunaan roti tawar. Dan memiliki rasa yang sangat enak karena bahan-bahannya mudah ditemukan.

kuliner yang jarang diketahui ini sudah jarang ditemukan. Namun jika kamu beruntung, mungkin bisa menemukan Pipis Kopyor di tempat yang menjual kue atau kafe tertentu yang masih menyajikan makanan ini.

Itu dia 4 makanan unik yang jarang diketahui dengan citarasa lezat dan menyegarkan. Kamu pernah coba makanan yang mana aja nih? 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *