4 Sambal Khas Kalimantan yang Pedasnya Menggigit, Coba Buat Yuk!

Di Indonesia, makan tanpa sambal rasanya ada yang kurang. Nah, setiap daerah punya jenis sambal sendiri yang khas, termasuk Kalimantan.

Berikut beberapa jenis sambal khas Kalimantan yang wajib kamu coba, terutama para pecinta pedas.

1. Sambal cacapan

Sambal khas Banjarmasin ini sekilas mirip sambal matah. Hanya saja sambal cacapan menggunakan irisan pisang dan air asam Jawa.

Sambal cacapan terbuat dari bawang merah, pisang mentah, cabai rawit merah, dan air asam Jawa.

2. Sambal jeruk limau

Ada sensasi segar dari jeruk limau di tengah-tengah pedasnya yang menggigit. Sambal jeruk limau khas Banjarmasin terbuat dari cabai merah keriting, cabai rawit, tomat, teras, dan jeruk limau.

Membuatnya tak sulit. Kamu hanya perlu mengulek semua bahan, kecuali jeruk limau. Jika semua sudah halus, beri perasan jeruk limau biar lebih segar.

3. Sambal gami

Sambal ini sangat terkenal di Kota Bontang, Kalimantan Timur. Kamu bisa menemukannya hampir di seluruh rumah makan Bontang. Terbuat dari bawang merah, cabai, tomat, dan sedikit terasi membuat rasa sambal gami jadi sangat nikmat.

Terkadang, sambal gami dilengkapi dengan bawis atau ikan khas Bontang. Kalau gak ada bawis, kamu bisa menggantinya dengan udang, ati ampela, cumi, atau ayam.

4. Sambal serai

Uniknya, sambal ini menggunakan ikan sebagai bahan utamanya. Batang serai muda menjadi kunci kenikmatannya, setidaknya butuh sebanyak 15 batang serai dalam membuat sambal ini.

Bahan lainnya terdiri dari cabai rawit merah, bawang merah, dan bawang putih. Ketika semua bahan sudah diulek dengan baik, ikan yang sudah digoreng harus diulek pula sampai hancur. Kebayang sedapnya, kan?

(disadur dari idntimes.com/Naufal Al Rahman)

Leave a Reply

%d bloggers like this: