5 Makanan Paling Aneh ini ada di China, Kamu Berani Coba?

China memang memiliki tradisi kuliner yang luhur, tidak heran jika dikenal oleh seluruh dunia. Akan tetapi, negara yang satu ini juga merupakan gudang dari makanan ekstrim, misalnya seperti  aneka masakan olahan daging anjing dan kucing yang disajikan saat Festival Yulin.

Penasaran kuliner ekstrem apa saja yang bisa kamu temui di China? Berikut ini beberapa di antaranya.

Hotpot Daging Anjing

Jenis makanan ini ada di daerah Guilin, jenis hotpot ini dibuat dari daging anjing. China memang memiliki budaya mengkonsumsi daging anjing sejak berabad-abad lalu.

Sebab, daging anjing dipercaya memiliki khasiat obat, misalnya saja  bisa menghangatkan tubuh di musim dingin.

Meski sudah dilarang oleh pemerintahan China untuk memperdagangkan daging anjing. Namun, larangan hanyalah sebuah larangan dan tidak membuat budaya makan daging anjing menjadi luntur. 

Setiap tahun, ada jutaan anjing atau kucing yang diperjualbelikan dan disembelih untuk kebutuhan konsumsi. Biasanya saat Festival Yulin jumlahnya akan semakin meningkat. Sebab warga China berpesta pora dengan menyantap olahan daging anjing dan kucing.

Sup ular

Jenis makanan ini dipercaya sebagai penghangat tubuh saat musim dingin tiba. Kuliner yang satu ini juga digemari warga Hong Kong dan dianggap sebagai hidangan mewah. 

Biasanya restoran daging reptil menyediakan ular hidup untuk dikonsumsi. Pelanggan hanya perlu memilih jenis ular mana yang akan disantap, kemudian koki akan memasaknya.

Cara penyajian sup ular, biasanya daging ular tersebut sudah disuwir. Konon katanya, daging ini sangat lezat bak daging ayam  dan memiliki khasiat yang tinggi daripada daging lainnya.

Hasma

Kuliner makanan ini menyerupai jeli putih, terkadang masyarakat menyebutnya harsmar dan hashima. Hasma merupakan olahan makanan tradisional China yang terbuat dari saluran rahim katak.

Terutama katak rumput Asia betina (Rana chensinensis) yang biasanya ditangkap menjelang musim semi. Konon katak jenis ini memiliki jaringan lemak tebal yang diperlukan untuk reproduksi.

Untuk mendapatkan jenis olahan ini, kamu bisa langsung mengunjungi Heilongjiang, Jilin. Sebab, disini banyak sekali yang menjual kuliner hasma.

Biasanya, saluran rahim katak ini dijual dalam keadaan sudah dipotong dan kering. Teksturnya akan terasa kenyal seperti jelly apabila sudah direndam dalam air.

Namun, bau amis daging katak ini biasanya masih tercium. Jadi, penyajiannya selalu disatukan dengan bahan lain seperti pepaya atau dijadikan bahan campuran sup manis. 

Dengan dipadukan dengan jujube (sejenis kurma merah khas China), buah lengkeng, atau biji teratai. Hasma biasanya juga menjadi bahan utama San xue Tang atau ‘sup tiga salju’ yang terdiri dari pir China dan jamur salju.

Laba-laba goreng

Pernah terpikirkan untuk mencoba laba-laba goreng yang populer di Hangzhou ini? Ekstrim sekali ya! 

Kuliner yang satu ini biasanya mencari laba-laba berukuran besar kemudian ditusuk dengan lidi dan digoreng hingga kering. Biasanya, ada pilihan lain seperti kaki seribu, kalajengking, tokek, belalang, tokek, dan kepiting utuh juga dijual dengan cara yang sama. 

Kuliner ini juga bisa kamu dapatkan di pasar jajanan Beijing dan juga kota lainnya. Berani mencoba gorengan yang ekstrim ini?

Cakar Buaya

Cenderung lebih mudah mendapatkannya di Singapura, akan tetapi jenis kuliner ini merupakan olahan khas China.

Di China sendiri, kamu bisa menjumpai beberapa restoran yang khusus menyajikan hidangan reptil seperti buaya dan ular. 

Konon katanya kaki buaya memiliki rasa yang luar biasa. Dagingnya seperti perpaduan ayam dan teripang. Sementara bagian kulitnya terasa lembut dan lunak seperti agar-agar.

Itu dia kuliner aneh di China yang mungkin akan kamu coba. Pastikan pilih salah satu dari rekomendasi di atas yang sangat menggugah selera kamu ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.