5 Rekomendasi Destinasi Wisata Wreck Dive Terpopuler di Indonesia

Bagi penggemar destinasi wisata anti mainstream, wreck dive merupakan salah satu pilihan terbaik untuk menikmati keindahan alam bawah laut.

Sebab, menyelam merupakan sebuah kegiatan yang akan memberikan sensasi yang luar biasa. Kegiatan menyelam tidak hanya memberikan kenikmatan hidup atau untuk menyalurkan hobi saja.

Melainkan mampu membuat kehidupan kamu menjadi lebih baik lho. Mengapa? Karena untuk bisa menjadi seorang diver, kamu harus memiliki fisik dan mental yang baik 

Kegiatan menyelam memiliki banyak pilihan, dan salah satunya adalah kegiatan wreck dive. Mau tahu, spot destinasi wreck diving di Indonesia? Yuk simak rekomendasinya berikut :

USAT Liberty Wreck

Bali, siapa yang tak takjub dengan keindahan alamnya. Tidak hanya pantainya saja yang dapat memanjakan mata, melainkan alam bawah lautnya pun akan membuat kamu terpesona.

Tepatnya di daerah Tulamben, Bali, ada sebuah bangkai kapal kargo dengan panjang 120 meter yang dibuat pada tahun 1918 di New Jersey (USA).

Kala itu, kapal ini ditugaskan oleh tentara Amerika selama perang dunia kedua untuk mengangkut barang yang bernama USAT Liberty.

Sudah lebih dari 50 tahun, Bali dan Liberty wreck dikenal dunia sebagai salah satu spot wreck diving di Indonesia yang paling populer.

Bangkai kapal ini sudah menjadi rumah untuk berbagai macam jenis hewan laut dan terumbu karang. Ada pula ikan kecil seperti ikan goby dan cardinal fish hingga ikan kakap, kerapu, bobara bahkan ikan pemangsa besar seperti hiu dan barakuda. 

Bagi kamu yang gemar fotografi atau videografi, destinasi penyelaman bangkai kapal ini akan sangat memanjakan kamu karena berbagai jenis ikan cantik. Misalnya saja ikan Ghost Pipe Fish, Frog Fish, Pygmy Seahorse dan biota macro dan lainnya.

Shinwa Maru Wreck

Dikenal sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di bumi cendrawasih, Papua yang mendunia. Sebab, pemandangan pantainya indah, memiliki hutan yang lebat dan tidak terkecuali keindahan lautnya yang membiru.

Adapun spot wreck dive yang menjadi favorit adalah rongsokan peninggalan perang pasifik. Rongsokan tersebut tidak lain adalah kapal kargo Jepang yang bernama Shinwa Maru. Bangkai kapal ini berada di kedalaman 16 – 34 meter di pantai depan SMK Negeri Kehutanan Manokwari. 

Dalam bangkai kapal ini, kamu dapat menemukan perlengkapan dapur, perlengkapan ranjau, amunisi, botol minuman sake, aki mobil, tank tempur, dan barang lainnya.

Morotai Wreck

 

Memiliki sejarah panjang karena terjajah oleh banyak negara, Indonesia memiliki banyak bangkai kapal bersejarah. Salah satu kapal bersejarah tersebut terletak di Pulau Halmahera, provinsi Maluku, yaitu Pulau Morotai. 

Pulau ini menjadi saksi bisu perang dunia II dan menjadi saksi pertempuran antara Negara Sakura dengan Paman Sam. Dalam pulau ini kamu bisa menemukan truk, tank tempur, jip dan pesawat tempur. 

Lokasi bangkai pesawat dan kendaraan tempur lainnya berada pada kedalaman 16 – 40 meter. Pastikan sudah menyiapkan semua prosedur dengan aman sebelum memutuskan untuk menyelam disini.

Tabularasa Wreck

 

Pulau Seribu, siapa yang tidak kenal keindahan pulaunya yang luas? Siapa sangka, Pulau Seribu memiliki spot wreck diving di salah satu pulaunya. 

Yups, Pulau Pramuka merupakan salah satu spot yang memiliki bangkao kapal. Menariknya, untuk bisa menikmati keindahan kapa ini kamu tidak perlu menyelam terlalu dalam. Sebab hanya dengan menyelam 5-20 meter saja biota laut nan cantik sudah bisa kamu nikmati. 

Salah satu destinasi wreck diving di Indonesia yang paling terkenal adalah Tabularasa. Bangkai kapal ini merupakan kapal latih Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta sebelum tenggelam pada tahun 1995. 

Haluan kapal menghadap ke pulau Pramuka dekat dengan terumbu karang d kedalaman sekitar 27 meter dan buritan kapal di kedalaman 35 meter.

Bangkai kapal Tabularasa ini menjadi tempat hidup berbagai jenis karang keras, karang lunak, karang hitam serta hewan laut baik kecil maupun besar. 

Sophie Rickmers Wreck

Kapal Sophie Rickmers adalah kapal yang diproduksi oleh The Rickmers Werft di Bremerhaven, kota bagian barat Hamburg pada tahun 1917-1920. Kapal ini memiliki panjang 134 meter, lebar 17,5 meter, dan tinggi 8 meter. 

Kapal yang terbuat dari bahan material terbaik pada masanya ini telah menjadi penghuni teluk Pria Laot, Pulau Weh, Aceh. 

Sophie Rickmers merupakan kapal milik Jerman yang sengaja ditenggelamkan oleh kru kapal sejak perang dunia kedua. Artinya sudah hampir 100 menjadi penghuni Teluk Pria Laot.

Bangkai kapal ini menjadi destinasi penyelaman bangkai kapal di Indonesia yang populer dan menjadi impian setiap penyelam bawah laut. Hewan laut yang bisa kamu jumpai di wisata wreck diving di Indonesia ini antara lain ikan Batfish, Trevally, Snapper, Fusilier, Anthias, Lionfish dan masih banyak lagi.

Setiap tindakan penyelaman dengan jenis apapun pastinya terdapat resiko yang sebaiknya mampu kamu minimalisir sebelum melakukan penyelaman. Stay safe sebelum melakukan aktivitas menyelam dengan memenuhi terlebih dahulu prosedur yang diberlakukan ya. 

Selamat mencoba spot destinasi wreck diving terpopuler di Indonesia! Jangan lupa pilih salah satu dari rekomendasi diatas ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.