ATM Disita Iis Dahlia, Devano Danendra Boros Hingga Rp10 Juta Sehari?

Beberapa waktu lalu, pedangdut Iis Dahlia menyebut bahwa anaknya, Devano Danendra, sering menghabiskan uang dalam jumlah yang tidak sedikit. Menurutnya, Devano pernah menghabiskan Rp10 juta rupiah dalam sehari.

Menanggapi hal tersebut, Devano Danendra mengaku tidak pernah melakukannya. Menurutnya, pernyataan dari ibunya hanyalah untuk menarik perhatian masyarakat semata.

“Enggak, bohong. Sebenarnya, itu dikasih duit Rp10 juta, ‘kan. Itu duit endorse segala macam masuk di ATM. Jadi, diambil Mama, Rp10 juta,” ucap Devano disamping ibunya saat ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (19/4).

“Maksudnya aku tuh, di ATM-nya dia Rp10 juta setiap bulan, bukan sehari. Tapi, ada masa ‘ini-‘ (Devano menghabiskan banyak uang), ‘kan,” kata Iis sambil menatap putranya.

Seolah tertekan dengan ekspresi dan ucapan ibunya, pemain film ‘Melodylan’ tersebut mengakuinya. Devano Danendra mengaku menghabiskan uang tersebut sebagai bentuk dari masa puber.

“Itu lagi masa-masa puber, he-he-he. Jadi, kalau beli barang-barang, ‘Wah, kayaknya bagus juga’,” kata cowok berumur 16 tahun itu sambil tertawa.

Iis mengaku kesal dengan tingkah laku anaknya yang boros tersebut. Pelantun ‘Rindu’ ini mengaku anaknya belum mengerti cara menggunakan uang dengan baik dan benar.

“Dia enggak ngerti uang, jadi pakai-pakai saja. Terus, dia baru ngeh, ‘Kok, habisnya segini’. ‘Jangan, Dik, jangan boros karena nyari duit itu susah’. Jadi, sekarang dia sudah oke,” terang Iis Dahlia.

Devano mengangguk, tanda setuju dengan ucapan sang bunda. Hal itu membuat Devano lebih berhati-hati dalam menggunakan uang.

“Alhamdulillah, sekarang sudah stres. Ternyata, nyari duit susah banget. Tapi, sekarang ATM sudah disita sama Mama, he-he-he,” pungkas Devano Danendra sambil tertawa.

Instagram Iis Dahlia | Devano Danendra

https://www.instagram.com/devdanendra/(disadur dari kumparan.com)

liontivi

Media Berita Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *