Axel Matthew membacakan sendiri pledoinya dalam persidangan, Ibunda Bangga

1 November 2017 lalu, sidang anak Jeremy Thomas, Axel Matthew beragendakan pembacaan pledoi dari pihak terdakwa. Axel membacakan sendiri pledoinya di depan majelis hakim, pengacara dan jaksa penuntut umum. Saat membacakan, Axel mengakui kalau dirinya telah melakukan kelalaian dengan mentransfer uang sebesar 1,5 juta rupiah yang di duga menjadi barang bukti pembelian pil happy five. Sebelumnya pembacaan pledoi tersebut di jadwalkan pada senin 30 Oktober 2017, namun tim kuasa hukum Axel belum siap dengan pledoi yanga akan dibacakan sehingga harus ditunda.
Sebelumnya Axel ditangkap pada 15 Juli 2017 di hotel Kristal dini hari, Axel diduga memesan narkotika pil happy five oleh tersangka JV dan DRW. Pada 18 Juli 2017, Axel ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan penyalahgunaan narkotika.Axel merupakan salah satu pemesan pil happy five tersangka JV dan DRW yang ditangkap dibandara Soekarno Hatta. 11 September 2017 sidang perdana Axel digelar, ia di dakwa oleh jasa penuntut umum dengan pasal penyalah gunaan narkotika dengan ancaman 3 tahun penjara karena terlibat dalam pemufakatan untuk menerima narkotika. 14 September 2017 sidang kedua digelar dengan agenda Ekspsi atau pembacaan nota keberatan oleh terdakwa. Pada 18 September 2017, sidang ketiga Axel digelar dengan agenda pembacaan hasil eksepsi oleh penuntut umum. Jaksa penuntut umum menolak eksepsi atau nota keberatan yang di ajukan oleh pihak Axel.
Dan disidang ke lima Axel, pada 20 September 2017, sidang beragendaan pembacaan hasil eksepsi dari majelis hakim. Majelis hakim menolak Eksepsi yang diajukan oleh terdakwa dan meminta penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara atas terdakwa dan menangguhkan biaya perkara sampai keputusan akhir. Pada tanggal 25 September 2017, persidangan Axel beragendakan pembuktian. Pihak dari Axel akan mengajukan 2 saksi. Pada 4 Oktober di gelar sidang lanjutan dengan agenda pengajuan 2 orang saksi, namun salah satu saksi batal memasuki ruang sidang karena tidak membawa kartu identitas, 18 Oktober, Sidang Axel kembali digelar beragendakan pembacaan tuntutan dari pihak jaksa penuntun umum. Namun sidang harus ditunda lantaran adanya sejumlah berkas masih dirampungkan oleh jaksa penuntut umum. Pada 25 Oktober sidang kembali digelar dengan agenda pembacaan tuntutan, Axel dituntut 6 bulan kurungan penjara yang dikurangi masa tahanan dan di denda 20 juta rupiah.
Lantas benarkah penundaan pembacaan pledoi axel karena permintaan Axel?, benarkah kalau Axel sudah mulai bisa menerima dengan kasus yang sedang dia hadapi?, saksikan selengkapnya hanya dirumpi no secret.

Portal Media Entertainment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

LIONTIVI Portal Media Entertainment