Babak Baru Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir

Sharing is caring

Kasus dugaan mafia tanah yang merugikan keluarga Nirina Zubir masih berlanjut.

Selasa, 17 Mei 2022, Nirina Zubir dipanggil ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat guna mengurus perkaranya tersebut.

Hal ini diketahui dari unggahan Nirina di akun Instagram pribadinya. Perempuan yang akrab disapa Na mengunggah foto surat panggilan terkait kasusnya itu.

Nirina pun memohon doa dan dukungan untuk dirinya dalam mengikuti seluruh rangkaian proses persidangan ke depannya.

Nirina juga berharap semoga keadilan akan datang untuk keluarganya dan bisa membuat mendiang kedua orang tuanya tenang.

“MOHON DOA DAN SUPPORTNYA🙏 Semoga buya mama tenang di alam sana…kami anak2 akan bergandeng tangan menghadapi inj bersama2. KUAT! KUAT!! KUAT!! BISA!! BISA!! BISA!!” Tulisnya.

Pada unggahan instagram storynya juga, Nirina Zubir mengaku menangis karena teringat kedua orang tuanya, terutama sang mama.

“Jujur Na bercucuran airmata menulis ini semua, mengingat kedua mendiang orang tua kami. Karena kasus ini sudah ada semenjak orang tua kami masih ada. Walau kami baru mengetahuinya kemudian dan membawanya ke ranah hukum,” tulis Nirina Zubir yang di unggah melalui story di akun Instagramnya.

Demi mamanya, Nirina bertekad akan selalu hadir dalam setiap persidangan kasus tersebut.

“Na akan hadir di setiap persidangan ma,” tulis Nirina.

“Semua untuk mama, karena Na tahu betapa keras dan sulitnya mama mendapatkan semua yang mereka rampas dari mama. Mereka tidak punya hak merampas itu semua dari mama!,” kata Nirina.

Sebelumnya, polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus mafia tanah yang menimpa kelurga Nirina Zubir.

Saat kasus ini mencuat, Nirina sempat menyebutkan, terdapat enam sertifikat tanah yang digelapkan oleh sang ART. Empat diantaranya berupa tanah dan bangunan, sementara dua lainnya berupa tanah kosong.

Sertifikat tersebut telah diganti dengan nama mantan ART mamanya bernama Riri Kasmita.

Dalam kasus itu, Nirina dan keluarga mengalami kerugian sebesar Rp 17 miliar.

liontivi

Media Berita Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.