Bukan Settingan, Kabar Terbaru Kasus KDRT  Lesti akan Diperiksa Pekan Depan, Billar Terancam 5-10 Tahun Bui

Sharing is caring

Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar terhadap Lesti Kejora saat ini masih dalam penyelidikan polisi. Terbaru, Lesti Kejora akan diperiksa pihak polisi pekan depan dan sejumlah saksi sudah diperiksa dan dimintai keterangan.

Hasilnya, polisi menemukan unsur pidana tindak kekerasan dalam rumah tangga.

“Kita lakukan pemeriksaan, di mana ditemukan bahwa adanya unsur kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan terlapor,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dikutip Detikhot.com.

KDRT Lesti Bukan Settingan

Dalam keterangannya Zulpan membantah isu rekayasa KDRT yang beredar. Pasalnya, pihak Lesti melampirkan barang  bukti  kasus KDRT tersebut.

“Nggak ada, masa settingan. Itu kekerasan nyata,” bantah Zulpan.

Lesti mendapatkan kekerasan fisik dan unsur kekerasan ini sudah dikantongi pihak penyidik dari pemeriksaan dua orang saksi di lokasi kejadian.

“Kita sudah lakukan pemeriksaan di mana ditemukan bahwa adanya unsur kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan terlapor,” jelasnya.

Lesti dan Rizky Bertengkar Dua Kali dalam Sehari

Dalam laporannya, Lesti mengungkapkan adanya pertengkaran hebat dengan Rizky Billar. Pertengkaran ini bahkan terjadi dua kali dalam sehari pada Rabu (28/9) di kediamannya.

“Kejadian berawal dari penyampaian korban terhadap suaminya bahwa dia ketahui adanya perselingkuhan dari terlapor, lalu terjadi pertengkaran. Dan ini (pertengkaran) terjadi dua kali pada hari itu (28 September),” terang Zulpan.

Pertengkaran inilah yang yang memicu Rizky Billar melakukan KDRT terhadap Lesti. Lesti mengaku dirinya dicekik hingga dibanting sampai terjatuh ke lantai.

Ancaman 5 Tahun Bui Untuk Rizky Billar Jika Terbukti KDRT

Sumber foto : tribunnews.com

Kombes Endra Zulpan juga menjelaskan ancaman terhadap Rizky Billar apabila terbukti melakukan KDRT. Dalam kasusnya saat ini, Lesti Kejora baru menimbulkan luka ringan.

“Apabila menyebabkan luka seperti yang dialami Lesti ini ancamannya 5 tahun penjara dan dendanya 15 juta,” kata Zulpan.

Rizky Billar Bisa dijerat dengan Pasal 44 UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Namun, apabila terbukti menimbulkan luka berat, Billar akan dijerat hukuman bui selama 10 tahun.

“Apabila menyebabkan luka berat maka ancamannya 10 tahun,” sambungnya.

Kini kepolisian sudah mengagendakan pemeriksaan terhadap Rizky Billar dan dalam waktu dekat, terlapor akan segera diperiksa.

“Terlapor lagi dijadwalkan (dipanggil), tapi secepatnya. Pasti kita panggil, cuma ini nunggu jadwalnya saja dari penyidik,” ucap Kasi Humas Polres Jaksel AKP Nurma dikutip dari detikhot.com.

Akan tetapi, penangkapan Rizky Billar masih belum dipastikan karena memerlukan pemeriksaan lain.

“Kita butuh pemeriksaan, kita butuh dari saksi-saksi itu, barang bukti dan saksi-saksi. Keterangan itu memperjelas suatu kasus. Itu bisa kita menetapkan sesuatu kepada orang tersangka atau tidak,” bebernya.

Untuk memperdalam kasus KDRT Lesti Kejora, pihak kepolisian akan melakukan pengecekan psikologinya Lesti.

“Kita akan lakukan pemeriksaan psikologis kepada korban atas pelapor ke pusat P2TP2A,” terang Kombes Endra Zulpan 

Rencananya pemeriksaan Lesti ini akan dimulai pekan depan.

“Minggu depan ya,” kata Nurma menjawab pertanyaan terkait jadwal pemeriksaan Lesti, Minggu (2/10).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.