Bukti Roro Fitria Menggunakan Obat Terlarang Terungkap di Pengadilan, Pengacara Membantah Keras

Pada tanggal 14 Februari kemarin, Roro Fitria ditangkap oleh subdit 1 Narkoba Polda Metro Jaya dikediamannya di Jagakarsa, Karena terbukti memesan sabu dari rekannya Wawan Hertawan (WH) sebanyak 2,4 gram. Saat ditangkap Roro sempat diwawancara dan mengakui penyesalan terdalamnya karena mengkonsumsi barang haram tersebut. Akibatnya, Roro terancam hukuman penjara selama 5 tahun. Pada 12 Maret, Roro sempat bersitegang dengan pengacara nya sendiri yakni Nuning Tyas, yang akhirnya memilih mundur dari kasus Roro. Kini Roro telah memiliki kuasa hukum baru, yakni Dharma Praja Pratama, dan telah mulai menjalni siding di Pengadilan Negri Jakarta Selatan.

Beberapa fakta tentang Roro yang mengkonsumsi Narkoba mulai terungkap saat persidangan. Mulai dari Roro yang menggunakan nama sang Ibu H.Retno saat bertransaksi karena tak ingin statusnya sebagai public figure diketahui, munculnya barang bukti jarum suntik di persidangan yang sempat dibantah keras oleh Dharma, hingga raut wajah penyesalan dan duka mendalam yang dialami Roro selama persidangan.

Sidang kedua pada 5 Juli 2018 kemarin, Roro yang seharusnya melakukan pembacaan eksepsi atau keberatan terpaksa ditunda dan diurungkan oleh kuasa hukumnya karena saksi dari pihak JPU masih berada di luar kota. Sidang pun terpaksa dilanjutkan pada tanggal 28 Juli mendatang.

Seperti apa persiapan Roro dengan pengacara dalam persidangan selanjutnya? Bagaimana kondisi Roro hingga saat ini? Bagaimana masalah kepemilikan harta Roro yang selama ini dikabarkan sebagai pinjaman? Saksikan kisah selengkapnya hanya di Rumpi No Secret.

liontivi

Media Berita Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *