Deddy Corbuzier dalam Proses Menjadi Mualaf, Ini Kata Gus Miftah

Beberapa waktu lalu, kabar mengenai Deddy Corbuzier yang mengaku sedang dalam perjalanan menuju mualaf, menarik perhatian masyarakat Indonesia. Pria yang dijuluki sebagai Father of YouTube itu diketahui banyak berdiskusi tentang Islam dengan Gus Miftah.

Dalam video tersebut, Deddy juga menegaskan, keinginannya belajar agama Islam, bukan karena wanita. Dia juga menyatakan, jika nantinya pindah agama, itu bukan karena ingin menikah. Seperti diketahui, Deddy kini tengah dekat dengan sang kekasih, Sabrina Chairunissa. 

Pria 42 tahun ini mengaku masih harus melalui perjalanan yang panjang menuju seorang mualaf. Meski begitu, Deddy menyebut, doa dari netizen agar dia dapat hidayah, menjadi dukungan tersendiri untuknya.

“Menurut saya, belajar itu tidak hanya dari satu sumber saja, tetapi harus mempelajari apa yang paling baik,” kata Deddy dalam video tersebut.

Gus Miftah pun ikut membenarkan kabar tersebut. Dalam Instagramnya, beliau meminta masyarakat mendoakan agar Deddy bisa segera mendapatkan hidayah. 

“Doakan saja beliaunya, semoga jalan hidayah itu sebentar lagi beliau terima,” tulis Gus Miftah, seperti yang dilihat VIVA, Senin 3 Juni 2019.

Guru sekaligus sahabat Deddy itu juga mengomentari berbagai dugaan masyarakat Indonesia, atas apa yang dijalani mantan ilusionis tersebut. Gus Miftah menyayangkan masih ada masyarakat yang berpikir bahwa tindakan Deddy yang tengah belajar menjadi seorang mualaf ini, hanya untuk mendongkrak popularitasnya.

“Sahabat gue @mastercorbuzier orang baik, smart people. Dia enggak butuh pencitraan, dia enggak butuh sensasi untuk mendongkrak pamornya. Dia sudah cukup, sudah mampu, please jangan ada yang suudzon, berpikiran negatif dll,” serunya kemudian.

Deddy pun membalas pembelaan sang ustaz, lewat kolom komentar. Dia berterima kasih, karena Gus Miftah ikut mendukungnya.

Instagram Deddy Corbuzier | Gus Miftah

(disadur dari viva.co.id)

liontivi

Media Berita Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.