Doni Salmanan, Crazy Rich Bandung Akan Dipanggil Terkait Dugaan Investasi Bodong

Sharing is caring

Kasus penipuan dengan kedok trading Binomo yang menjadikan Indra Kenz tersangka dan ditahan untuk 20 hari pertama di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri terhitung sejak 25 Februari 2021.

Kini Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berencana memanggil Doni Salmanan.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan, pemeriksaan itu rencananya dilakukan pekan depan.

“Infonya (pemeriksaan) Minggu depan,” kata Dedi saat dikonfirmasi, Jumat, 4 Maret 2022.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa perkara tersebut sejauh ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Saat ini kasus itu dalam tahap penyelidikan oleh penyidik Direktorat Siber Polri,” kata Ramadhan

Sebanyak empat saksi terkait laporan terhadap afiliator aplikasi Binomo, Doni Salmanan ini diperiksa Polisi terkait kasus tersebut. Laporan tersebut dilakukan pelapor ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri, beberapa waktu lalu.

Bareskrim juga masih melacak dalang dibalik aplikasi investasi bodong tersebut. Menurutnya, Binomo menggunakan server di luar negeri namun dikelola oleh basis yang berada di Indonesia.

Sejauh ini, belum diketahui siapa pemilik aplikasi tersebut di Indonesia. Whisnu sempat mengatakan bahwa usai penangkapan Indra Kenz, tidak banyak informasi terkait dalang Binomo yang didapatkan penyidik dari Indra Kenz.

liontivi

Media Berita Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.