Harapkan Irwansyah Tempuh Jalur Damai, Medina Zein Sampai Rela Tarik Sahamnya dari Bandung Makuta

Sharing is caring

Pihak kepolisian Polrestabes Bandung menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas laporan Medina Zein. Laporan itu terkait kasus dugaan penggelapan uang dari bisnis kue kekinian PT Bandung Makuta yang menyeret Irwansyah.

Kuasa hukum Medina Zein, Razman Arif Nasution, masih terus berupaya mencari titik tengah dari kasus tersebut. Dia bahkan berharap pihak terlapor bisa membuka hati guna mencari penyelesaian bersama atas kasus itu.

“Saya ingin sekali Irwansyah membuka hatinya dan teman-teman yang lain untuk dicarikan penyelesaian,” ungkapnya, ketika ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (12/8).

Razman mengatakan bahwa Medina Zein sudah rela mundur dari struktural pemegang saham di perusahaan itu. Dengan menawarkan penyelesaian tersebut, kata Razman, Medina pasrah dengan keputusannya.

“Klien kami gampang sekali penyelesaiannya, ‘Kalau kami dianggap daging dalam duri, enggak apa-apa dikembalikan saham saya. Saya keluar, walaupun perusahaan berkembang sekarang, silakan mereka kembangkan. Ambillah untung yang sebesar-besarnya, saya mundur.’ Sampai begitu,” ujarnya.

Razman berharap Irwansyah dan pihak terlapor lain bisa membuka hati untuk menyelesaikan masalah ini lewat jalur damai. Meski begitu, Razman mengaku siap jika kubu seberang justru menginginkan penyelesaian persoalan itu lewat jalur yang lain.

“Tapi sekali lagi saya katakan, saya berharap Irwan, saya imbau ‘Udahlah Irwan, kalau Medi ini rese di dalam, sudah Medi menarik diri, menarik saham dia, selesai.’ Itu yang paling ideal, enggak usah masalah ribut-ribut, ngapain?” ungkap Razman.

“Kalau sindir-sindiran, saya ingatkan tolong jangan nanti ujungnya memfitnah pencemaran. Kalau itu terjadi tentu kita akan lakukan upaya hukum. Kita akan jaga klien kita. Kalau klien kita ada masalah sama Irwan jangan ikut campur. Netizen juga udahlah komen yang benar saja,” tambahnya.

Sebelum kasus ini meluap, Medina sebetulnya sudah mengajak para pemegang saham untuk bertemu dan membicarakan persoalan itu. Namun, ajakan Medina itu rupanya tak diindahkan.

Dia malah dibuat makin tak nyaman dengan sistem perusahaan yang dinilainya kurang transparan. Razman mengaku persoalan tak akan panjang jika kala itu para pemegang saham mau menerima ajakan Medina untuk berembuk.

“Dalam perusahaan biasa terjadi perbedaan pendapat, nah harusnya kemarin, ketika Medina minta untuk dilakukan permintaan rapat bersama pemegang saham, dan atau meminta transparansi, apa sih sulitnya menjawab itu, sehingga tidak terjadi miskomunikasi semakin jauh,” pungkasnya.

Instagram Medina Zein

(disadur dari kumparan.com)

liontivi

Media Berita Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.