Ikuti Cara Bersepeda Ini Agar Tidak Menimbulkan Disfungsi Ereksi pada Pria 

Sharing is caring

Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang saat ini mulai digemari banyak kalangan. Akan tetapi, tetap harus memperhatikan cara dan aturan yang benar agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.

Apalagi untuk kaum pria yang gemar bersepeda dalam waktu yang lama, harus ekstra waspada. Sebab, sejumlah studi menunjukkan bahwa aktivitas bersepeda berpotensi menimbulkan disfungsi ereksi.

Tampak seperti ancaman yang serius, namun sebenarnya ada trik mudah bersepeda agar hobi tersebut tidak memengaruhi kesehatan penis. Trik tersebut memiliki ketertarikan dengan durasi dan teknik bersepeda. 

Mengutip dari laporan Harvard Special Health Report, yang telah melakukan riset di the Massachusetts Male Aging Study menemukan fakta bahwa dalam keadaan tertentu, bersepeda dapat merusak saraf dan menekan arteri di penis. 

Hal inilah yang diyakini sebagai penyebab masalah ereksi. Resiko tersebut terjadi pada pria yang bersepeda lebih dari tiga jam selama satu minggu.

Oleh sebab itu, apabila Anda tetap ingin melakukan hobi bersepeda sebaiknya ikuti aturan tersebut. Lakukan kegiatan bersepeda maksimal tiga jam dalam seminggu.

Selain memperhatikan lamanya waktu bersepeda, Anda juga harus memperhatikan dudukan sepeda. Sebab dudukan yang lancip dapat memberikan tekanan pada penis. 

Alasan bersepeda dapat menjadi potensi impotensi, adalah karena sadel memberikan tekanan konstan pada perineum yang merupakan area antara alat kelamin dan anus. 

Tekanan ini dapat menjadi bahaya untuk saraf dan memperlambat aliran darah yang akan menyebabkan kesemutan atau mati rasa pada penis. Apabila hal ini terus berlanjut maka disfungsi ereksi bisa saja terjadi.

Adapun studi lain yang sudah mencatat sejumlah pengendara sepeda pria mengalami mati rasa alat kelamin. Hal ini diprediksikan karena kesalahan teknik dan jenis sepeda yang salah.

Maka tidak heran apabila para peneliti memberikan peringatan pada pria untuk tidak terlalu lama duduk di atas sadel, selain itu para peneliti juga menganjurkan pengendara sepeda pria untuk berdiri di atas sadel sepeda setiap sepuluh menit sekali guna melindungi alat kelamin dari mata rasa.

Meskipun bersepeda memiliki resiko yang serius, Anda tidak harus meninggalkan hobi tersebut. Dengan catatan tetapi mengikuti aturan waktu yang ditentukan, mengayuh sambil berdiri setiap 10 menit sekali dan mengganti jenis sadel tipe ‘no nose’ ya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.