Ingin Menikmati Libur Tahun Baru dengan Tenang di Pedesaan? 5 Desa Wisata Bali Ini Cocok Banget!

Bali merupakan salah satu kawasan wisata yang cukup lengkap. Mulai dari wisata alam, hingga wisata budaya ada di sana. Wisatawan yang datang pun bebas memilih alternatif wisata yang sesuai dengan keinginan mereka. Salah satunya dengan mengunjungi desa wisata yang unik dan mungkin tidak ada di tempat lainnya. Jika Anda tertarik untuk mengunjungi desa wisata di Bali, berikut beberapa tempat yang direkomendasikan.

 

1. Desa Pinggan (Kintamani, Bangli)

Desa Pinggan merupakan salah satu alternatif desa wisata yang bisa dikunjungi ketika berwisata ke Bali. Desa Pinggan ini berada di dekat gunung dan Danau Batur. Udara di sana sangat segar dan juga sejuk. Bahkan di siang hari, suhu udara di sana hanya berkisar 21 derajat celcius. Cocok untuk Anda yang sangat suka akan suasana pegunungan. Walau cukup jauh dari bandara (79 kilometer), namun lokasi ini tidak akan membuat Anda kecewa.

Danau Batur itu sendiri berada di Desa Pinggan dan sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai taman bumi atau global geopark nertwork. Jika Anda suka wisata alam di pedesaan, desa ini bisa dijadikan alternatif liburan yang mengesankan sekaligus bisa menjadi spot foto di Bali yang menarik.

 

2. Desa Pelaga (Petang, Badung)

Desa wisata di Bali lainnya adalah Desa Pelaga. Desa ini merupkan salah satu desa adat dan juga desa seni yang sering dikunjungi wisatawan yang suka akan konsep agrowisata. Lokasinya ada di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Kawasan Desa Pelaga dan agrowisatanya sering disebut sebagai Bagus Agro Pelaga. Lokasi desa ini berada di Gunung Catur, yaitu di Puncak Mangu. Hal menarik dari sana tentu saja keindahan alamnya yang masih hijau.

Suasana yang sejuk dan dingin akan membuat wisatawan betah berlama-lama di sana untuk menikmati pemandangan yang ada. Di desa ini juga ada banyak tanaman yang bisa dilihat. Selain itu, ada banyak kegiatan dan penginapan yang bisa disewa untuk menginap.

 

3. Desa Tenganan (Manggis, Karangasem)

Desa wisata di Bali berikutnya adalah Desa Tenganan. Desa ini adalah salah satu dar tiga desa di Bali yang masuk ke dalam susunan Bali Aga. Bali Aga adalah konsep desa tradisional yang masih dijaga dari dahulu hingga saat ini.

Desa Tenganan ini juga masih menerapkan sistem tradisional dalam transaksi jual beli mereka. Di antaranya sistem tukar menukar barang atau barter. Sedangkan profesi dari masyarakat Desa sendiri kebanyakan adalah petani dan seniman. Senimannya kebanyakan  pengrajin bambu, seniman lukis, dan juga penenun kain.

 

4. Desa Penglipuran (Bangli)

Desa wisata yang paling populer di Bali adalah Desa Penglipuran. Desa wisata ini memiliki area seluas 112 hektar dan merupakan salah satu wisata budaya di Bali yang wajib dikunjungi. Dari sekian hektar, hanya kurang lebih 9 hektar saja yang difungsikan sebagai rumah dan perkampungan. Sisa lahan di desa tersebut difungsikan sebagai perkebunan warga sekitar.

Desa ini memiliki bentuk permukiman yang sangat unik, yaitu rumah-rumahnya yang masih menggunakan bahan-bahan bangunan alami seperti bambu, kayu, dan juga dedaunan sebagai atapnya. Desa ini juga sangat bersih dan rapi.

 

5. Desa Batubulan (Sukawati, Gianyar)

Desa Batubulan ini memang sering dikunjungi wisatawan yang ingin melihat pertunjukan tari tradisional khas Bali. Biasanya pertunjukan yang ditampilkan adalah tari barong, legong, dan kecak.

Desa Batubulan juga memiliki aneka kerajinan seni lainnya yang menrik perhatian wisatawan untuk berbelanja oleh-oleh. Maka dari itu kawasan ini juga tidak pernah sepi dari pengunjung. Beberapa kesenian yang sering dijual di toko souvenir Batubulan antara lain kesenian patung dan juga kesenian ukiran. Jika Anda penyuka kerajinan seni, maka lokasi ini bisa menjadi alternatif yang direkomendasikan.

 

(disadur dari tempatwisataunik.com)

liontivi

Media Berita Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.