Judika Dipaksa Vakum Bernyanyi Sementara, Dokter : Kalau Tidak Mau Suara Rusak! 

Sharing is caring

Sebagai seorang penyanyi, tentu saja kekuatan terbesar Judika adalah vokalnya yang luar biasa dan memiliki ciri khas. Jebolan ajang pencarian bakat yang kini sudah eksis di industri musik Indonesia itu selalu total dalam menampilkan vokalnya. Akan tetapi hal ini ternyata beresiko jika tidak dilakukan dengan hati-hati.

Seperti halnya yang terjadi belum lama ini, Judika sibuk manggung di berbagai wilayah yang menyebabkan kondisi tubuh termasuk vokalnya tidak fit. Namun, sebagai penyanyi Judika tidak ingin mengecewakan pihak ketiga sehingga memaksakan diri.

Akhirnya dokter memberi himbauan pada Judika dan memintanya untuk tidak bernyanyi dulu. Jika Judika tetap bandel, kemungkinan akan kehilangan suaranya atau mengalami kerusakan secara vokal.

“Dokter sebenernya udah nyaranin untuk berhenti dulu kalau nggak suaranya rusak. Karena bagaimanapun aku nyanyi 2 bulan terakhir ini dengan kondisi yang sangat tidak enak,” terang Judika dikutip dari Detik.com.

Judika sempat mengalami demam tinggi hingga mencapai 40 derajat celcius. Akan tetapi karena jiwa profesionalisme yang dimilikinya, Judika tetap memaksakan diri tampil dan bernyanyi. 

“Di Baubau kemarin aku nyanyi kondisinya sempet 40 derajat demamnya, jadi aku nyanyi tuh dalam demam tinggi,” sambung Judika.

Selama ini, range vokal Judika dikenal karena nada tinggi, dan tak heran lagu populer miliknya pun terbilang harus mengerahkan tenaga untuk bernyanyi di nada tinggi tersebut.

Tentu saja hal ini akan menjadi sebuah tantangan tersendiri untuk Judika. Dirinya merasa bahwa penampilannya tidak mungkin bisa semaksimal biasanya, namun akan tetap berusaha sebaik mungkin.

“Hampir sebulan gak berhenti nyanyi nya dengan lagu-laguku yang gak ada yang gampang, nada-nada semuanya tinggi, nada-nada yang identitasnya harus Judika. Karena orang kan udah tau lagu-lagu tuh yang tinggi-tinggi semua gak bisa yang direndahkan, kalau gitu pasti ketahuan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *