Klarifikasi Pamungkas Terkait Video Aksi Panggung yang Dianggap Tak Senonoh : That’s Only Fan Service

Sharing is caring

Belakangan nama penyanyi solo Pamungkas ramai diperbincangkan warganet perihal aksi panggungnya yang dianggap tidak senonoh. Pihaknya tampak diam beberapa hari tanpa memberikan klarifikasi. Akhirnya,  Pamungkas memutuskan untuk buka suara dan memberikan klarifikasi terkait hal itu. 

Diketahui beberapa waktu lalu video Pamungkas yang tengah berada di atas panggung beredar luas di media sosial. Dimana Pamungkas yang sedang bernyanyi di atas panggung memberikan respons baik kepada penggemar yang merekamnya menggunakan ponsel.  

Saat inilah, Pamungkas mengambil salah satu ponsel penonton yang ada di dekat stage. Namun sebelum dikembalikan kepada sang pemilik, ponsel tersebut digosokkan ke area alat vitalnya di hadapan penonton.

Aksi tersebut ternyata tidak dianggap wajar oleh penonton bahkan ada yang menganggapnya tidak senonoh. Melalui unggahan Instagram Pribadinya, Pamungkas membuat klasifikasi mengenai pemberitaan yang beredar. 

“Halo selamat malam, apa kabar? Saya Pamungkas, semoga baik. Ini dia yang kalian tunggu-tunggu, saya mau membuat pernyataan soal apa yang terjadi saat ini,” salam Pamungkas dalam unggahan video tersebut.

Kemudian Pamungkas melanjutkan pembahasan mengapa selama beberapa hari ini pihaknya diam. 

“Saya diam beberapa hari ini karena saya sedang mengumpulkan informasi, pertanyaan, hujatan, dan saya sedang menimbang-nimbang, apakah perlu untuk angkat bicara atau nggak. Tapi semalam sesuatu terjadi yang membuat saya mau nggak mau harus membuat statement tentang ini. Saya sudah mempunyai beberapa list pertanyaan yang akan saya jawab,” sambungnya.

Salah satu alasan Pamungkas akhirnya angkat bicara tidak lain adalah karena sang manajer masuk rumah sakit. Pihak dokter mengungkapkan indikasi salah satu penyebabnya adalah stress dan banyak pikiran (terkait pemberitaan tersebut). 

Pelantun To The Bone ini sudah merasa harus mengklarifikasi pemberitaan karena sudah dianggap melewati batas. Dalam klasifikasinya,  Pamungkas sudah membuat beberapa poin pembahasan. 

“Pertama, ini apaan sih? Ngapain sih kayak gitu? Itu lagi manggung Bang, itu adalah sebuah video yang di-screen record, dipotong, lalu digoreng. Pada saat itu terjadi, itu adalah sebuah fan service antara saya dan penggemar, bagian dari penampilan bagian dari aksi panggung. Sama aja kayak setelah manggung nungguin mau foto bareng, setelah foto 40 kali biasanya ada yang minta video ultah lah ya video untuk adiknya, itu sama,” terangnya.

“Nah itu sama, itu fan service. Dan kalau ditanya. Itu apaan sih? Itu murni fan service. Itu bagian dari percakapan antara saya dan penggemar. Dan ketika itu terjadi, itu adalah komunikasi yang menyenangkan,” sambungnya.

“Pertanyaan kedua, tapi kok nggak ada etikanya sih? Entar dulu Bang, tengok panggung kanan kiri, apa kabarnya yang malah memperagakan aktivitas seksual lalu malah disemprot-semprotkan ke penonton? Ada juga yang angkat gelas isi alkohol, ada juga setiap lagu yang sama diajak fans perempuan diajak naik ke atas panggung, dipeluk-peluk. Kok lo pada diam saja?” terangnya lagi.

“Waktu gue, handphone padahal, itu ponsel. Itu nggak pelecehan ke siapapun, pelecehan handphone malah, ‘Kok lo ga ada etikanya?’ Kecuali lo lakuin itu di parkiran, backstage atau gue rampas handphonenya secara paksa. Mari kembalikan ke konteksnya.” tegasnya. 

Pamungkas juga menjawab beberapa tudingan yang menyebut dirinya tengah mabuk hingga menggunakan narkoba. Dengan tegas Pamungkas membantah dua hal tersebut.

“Ketiga, Mabuk? Ngapain sih itu orang mabuk ya? Silakan cek ke EO apakah ada ridersnya di sini minta botol, apa pernah lihat Pamungkas mabuk saat kerja? Gue nggak pernah mabuk saat kerja. Ada waktu gue minum pun karena kedinginan di Batu, Malang, karena kalau dingin tenggorokan nggak bisa elastis, nggak bisa nyanyi pajang,” tegas Pamungkas.

Ini yang paling parah, Halo BNN katanya. Ini Narkoba kali, dari gue lahir sampai hari ini, gue nggak pernah sentuh narkoba. Gue nggak bisa buktiin, tapi bisa dicek di feed Instagram Pamungkas, beberapa bulan ke belakang kerjaan gue beli gitar, beli drum, upgrade studio, beli-beli gitu butuh anggaran. Kalau anggaran dipakai untuk investasi kerjaan. Kalau dipakai buat narkoba nggak,” terang Pamungkas tegas.

“Jadi tolong kembalikan hal-hal kepada konteksnya, ketika konteksnya itu dibawa ke ranah yang lebih publik, ya jadinya kayak begini, kelewatan,” sambungnya.

Dalam unggahan klarifikasi tersebut pun Pamungkas tidak membenarkan dirinya sedang membela diri. Melainkan ia terbuka lebar menerima opini publik terhadapnya karena semua itu sah sah saja. 

“Gue nggak akan gimana-gimana, sah-sah saja orang punya opini, orang nggak suka sama gue, nggak apa-apa juga. Semalam salah satu dari tim gue masuk rumah sakit, ini manajer gue masuk rumah sakit, UGD karena jantungnya, dia sesak napas, kepala belakang pusing. Ketika dibawa ke rumah sakit, dokter bilang ini banyak pikiran, stres. Ini jadi beban pikiran beliau,” cerita Pamungkas singkat.

“Gue punya garis dalam hidup namanya prinsip. Kalau lo mau *** gue di luar gue akan diam seperti yang sudah-sudah. Tapi ketika itu sudah merugikan orang gue, gue yang maju. Kalau lo sudah injak-injak prinsip gue, gue nggak bisa, dan ini sudah sampai di situ. Jadi tolong, kembalikan hal-hal kepada konteksnya. nggak usah melebar karena ini sudah merugikan orang gue,” tegas Pamungkas.

Penutup,  Pamungkas meminta agar publik tidak membully pemilik akun yang membagikan potongan video viral di TikTok. Bahkan Pamungkas memberikan dukungan penuh untuk pemilik akun agar tidak takut untuk berapresiasi dan berkarya di media sosial miliknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *