RAHASIA PERSIDANGAN BOCOR, TSANIA MARWA : SAYA TIDAK PERNAH MEMBUKA AIB

Kuasa hukum Tsania Marwa, Busro Sapawi SH memberikan klarifikasi, bahwa hak asuh anak, tidak diterima karena semata mata faktor administratif yang kurang lengkap.
Pengacara Marwa yang dikatakan berjumlah 4 orang menurut kuasa hukum Atalarik Syach, Junaidi SH ( Rumpi No Secret, 17/08/2017) diralat juga oleh Busro. 2 orang lainnya adalah saudara. Oleh karena itu, tak bisa bertindak menjadi pengacara Marwa.
Mengenai hak asuh anak, Busro mengatakan bisa diajukan kembali. Jika ada celah banding, maka piharra akan mengajukan banding. Jika bisa mengulang akan mengulang.
Alasan Marwa meminta agar bisa bertemu anak-anak di lokasi yang netral, karena sewaktu Marwa ke rumah mereka di Cibinong, harus minta persetujuan kuasa hukum Arik, dan sempat dihalang-halangi keluarga besar Arik. Selanjutnya Marwa bahkan dilaporkan oleh sang supir. Lagipula, permintaan bertemu di KPAI, berdasarkan persetujuan keduabelah pihak.
Marwa akhirnya berkesempatan bertemu anak-anaknya di kantor KPAI meski hanya sekitar 1.5 jam. Dan setelahnya diambil paksa kembali Arik. Saat itu anak-anak menangis, begitupun Marwa.
Mengenai rumor perilaku menyimpang Arik, itu sebenarnya sudah terdengar di luar. Kuasa hukum menegaskan hal itu bukan dari keluarga. Melalui sambungan telepon, Marwa menegaskan bahwa ia tidak pernah membuka aib keluarga. Kuasa hukum Marwa menambahkan, akibat komunikasi yang diputus sepihak oleh Arik, ungkapan melalui media sosial adalah salah satu cara berkomunikasi.

liontivi

Media Berita Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *