Sebelum Terkenal, Ini Profesi yang Pernah Digeluti Sosok Pak Eko

Bagi AKP Eko Hari Cahyono atau Pak Eko, menjadi polisi seperti sang ayah memang sudah merupakan cita-citanya sedari kecil.

“Saya masuk kepolisian tahun 1994, itupun mendaftar di Kalimantan, karena beberapa kali mencoba di Pulau Jawa tak pernah berhasil,“ kisah Pak Eko saat disambangi di lokasi dinasnya di Pusdik Sabhara Polri, Porong, Sidoarjo.

“Orang tua memang kepingin anaknya jadi polisi. Sebelumnya, saya pernah jadi kuli bangunan di Jakarta, jadi cleaning service dan tukang antar obat. Setelah dua kali mencoba di wilayah Kalimantan Selatan, saya berhasil masuk di usia maksimal, yakni 25 tahun,” lanjutnya kemudian.

Tahun 1996 Pak Eko menikah, namun hingga kini belum memiliki momongan. Kesenangannya akan anak-anak ini membuatnya berteman akrab dengan tiga bocah usia sekolah bernama Faisal, Angga dan Arjuna. Ketiga bocah dengan sorakan “Masooooook, Pak Eko!!” inilah yang kemudian membuat jargon sekaligus sosok mereka berempat menjadi viral dan dikenal.

Pemilik akun Instagram @papi_eko_pusdik_sabhara_porong ini dengan tegas menolak tawaran endorse yang membanjiri sejak dirinya menjadi viral. Namun Pak Eko tentunya tak menampik ajakan foto bersama, apalagi bersama anak-anak.

“Saat belum diberi momongan, rasanya luar biasa ketika anak anak itu senang dan memeluk,” pungkasnya dengan tersenyum.

liontivi

Media Berita Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.