Sukses Setelah Pernah Tinggal di Bekas Kandang Kambing, Haji Bolot: “Saya Tak Ingin Kaya, Tapi…”

Sebelum sukses meniti karir di dunia lawak, Muhammad Sulaeman Harsono atau yang lebih dikenal dengan panggilan Haji Bolot rupanya sempat merasakan hidup susah.

“Dari anak punya 1 sampai anak 2 selama hampir 3 tahun pernah tinggal di bekas kandang kambing dengan pagar bambu…” kenang Haji Bolot.

Kesulitan ekonomi membuat istri pertama Haji Bolot tidak kuat, dan meninggalkan dirinya dan anak-anaknya begitu saja.

“Waktu punya anak 3, saya baru bikin rumah gubuk bertiang bambu. Begitu saya pulang main lenong, istri saya masih ada. Sore setelah saya kembali dari pasar, saya balik, tinggal tiga anak saya doang. Saya cari-cari, sampai saya ke rumah orang tuanya. Anak saya yang kecil, yang masih 4 bulan, jangankan dipegang, ditanya juga enggak ama mertua saya…” ujar Haji Bolot dengan logat Betawi kental.

Pengalaman pahit ini membuat Haji Bolot bertekad jika kelak dirinya bisa memiliki rumah, dirinya tak akan menikmati kebahagiaannya seorang diri. Ia akan membuat keluarga dan saudara-saudaranya ikut senang.

Hal ini dibuktikan Haji Bolot setelah sukses, ia menghajikan mertuanya. Tak hanya untuk kesepuluh anak-anaknya, Haji Bolot juga membuatkan rumah untuk kakak almarhumah istri, paman dan bibinya.

Ia pun kini hidup lebih dari layak, dengan pendapatan mencapai 80 juta per bulan dari memiliki 117 pintu kontrakan dan hasil wara-wiri melawak. “Karena saya ngga ingin kaya, saya ingin senang. Sedangkan orang kaya itu belum tentu senang. Karena dunia itu ngga dibawa mati, yang dibawa mati adalah amal perbuatan kita,” tutup kakek dari 31 orang cucu ini.

liontivi

Media Berita Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.