Tak Kunjung Cairkan Royalti Kangen Band, Kuasa Hukum TA Pro Beberkan Fakta Fakta Mengejutkan

Menurut kuasa hukum TA Pro, Toto Ruhanto SH, perjanjian dibuat antara manajemen Kangen Band diwakili oleh Rustam Wijaya, atau Tama. Dari awal dijelaskan, hubungan TA Pro adalah dengan manajemen, sementara urusan personal anggota Kangen Band adalah urusan Tama.

Ungkapan Andika Cs bahwa telah berjalan setahun itu adalah perjanjian tentang hak cipta dan master lagu yang ditandatangani oleh Tama tahun 2016 lagu. Dari 6 lagu untuk diproduksi, promo dan marketing, baru dibayar sebesar 75 jt untuk pembelian 1 buah lagu. 22 agustus 2017 lalu barulah dibuat perjanjian pembelian lagu, sehingga progress report pun belum dapat diberikan.

“ Menuntut royalti, produksi aja belum kok uda dimintai royalti…”ujar Toto.

Lanjutnya kemudian, royalti baru dapat dibayarkan setelah pihak label setelah menerima pembayaran dari pihak ke 3. Sementara hingga kini, pihak label mengaku belum mendapatkan keuntungan.

Mengenai tagihan yang dibebankan pada Kangen Band, Toto menjelaskan, uang untuk kontrak rumah tempat tinggal atau basecamp mereka sebenarnya hanya berupa pinjaman, bukan menjadi tanggung jawab pihak label. Jadi ketika Kangen Band ingin mengundurkan diri, maka diharapkan segala hutang dan kewajiban juga akan diselesaikan lebih dulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *