Terciduk di Kamar Hotel Hingga Bebas, Putri Amelia Ternyata Masih Berstatus Pelajar

Sharing is caring

Polda Jawa Timur baru-baru ini mengungkap kasus prostitusi online yang melibatkan seorang publik figur berinisial PA.

Kemudian diketahui PA merupakan Putri Amelia Zahraman, yang digrebek pada Jumat (25/10/2019).

Informasi terbaru yang didapatkan Tribunnewswiki, Putri Amelia dipulangkan alias dibebaskan Polda Jatim dan kembali ke Jakarta.

Dikutip dari Surya.co.id, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela, pria yang menjadi pelanggan sang putri pariwisata berinisial YW.

Polisi juga mengungkap bahwa YW berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan memiliki pekerjaan di sektor swasta.

“Sosok pemesannya itu pekerja swasta warga NTB,” ungkap Leo pada awak media di halaman Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Sabtu (26/10/2019).

Putri Amelia terciduk tengah bersama seorang pria yang merupakan pengusaha kelahiran NTB di sebuah hotel di Kota Batu, Jawa Timur.

Menurut keterangan polisi bahkan ketika penggrebekan dilakukan, kedua pelaku sedang melakukan hubungan badan.

“PA berduaan sama YW di kamar, keterangannya barusan ‘main’ mereka,” katanya

Personel tim Jatanras Polda Jatim juga menangkap mucikari J bersama Putri Amelia di Batu, Malang, Jumat (25/10) malam.

Terduga YW mendatangkan Putri Amelia melalui mucikari prostitusi online, J (51) setelah YW membayar uang muka Rp13 juta.

“Iya, jadi ada bukti dana transaksi Rp13 juta yang ditransfer terduga YW ke si J ini. Mucikari J baru tersangka,” jelas Barung.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, ungkap Leo, melalui bukti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Putri Amelia ternyata berstatus pelajar.

“Kalau di KTP-nya itu masih berstatus pelajar tapi yang jelas profesinya ya mungkin saja rekan-rekan sudah tahu sebagai publik figur, tapi nanti kami jelaskan lebih lanjut,” tambah Leo.

Instagram Putri Amelia

(disadur dari makassar.tribunnews.com/Anita Kusuma Wardana)

liontivi

Media Berita Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.