Terjawab! Ini Alasan Lesti dan Billar ke Polda Metro Jaya Malam-Malam

Sharing is caring

Sebelumnya publik dihebohkan oleh kabar Lesti dan Billar yang menyambangi Polda Metro Jaya malam-malam pada Kamis (19/1). Pasalnya, baik Lesti maupun Billar tidak menjelaskan sepatah kata pun terkait kedatangan tersebut kepada awak media. 

Sebagai kuasa hukum Lesti dan Billar, Sadrakh Seskoadi akhirnya memberikan klarifikasi terkait kedatangan kliennya ke Polda Metro Jaya. Sadrakh menjelaskan bahwa Billar memenuhi panggilan polisi atas laporannya terhadap sejumlah haters.

“Klien kami tadi malam hadir di Polda Metro Jaya terkait dengan laporan. Jadi, ada beberapa yang menanyakan, klien kami terlibat kasus apa, itu jawabannya tidak benar, tidak seperti itu. Tetapi ini bersifat hanya laporan saja,” ucap Sadrakh Seskoadi saat menggelar konferensi pers di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, Jumat (20/1/2023).

“Beberapa akun media sosial yang dianggap sudah tidak dapat dikompromikan,” sambungnya.

Panggilan polisi yang dimaksudkan adalah untuk dimintai keterangan tambahan dan juga klarifikasi atas laporan yang telah masuk di Polda Metro Jaya sejak awal tahun ini.

“Jadi, memang, pada kesempatan ini memang saya menyatakan benar bahwa tadi malam klien kami, Mas Rizky beserta dengan awal bulan melakukan atau melanjutkan proses hukum yang berjalan, yaitu dimintai keterangan dan berita klarifikasi saja terkait laporan yang sudah masuk di Polda Metro Jaya,” terang Sadrakh Seskoadi.

Sebagai informasi, laporan Lesti dan Billar kepada sejumlah haters telah teregister dalam nomor LP/B/154/I/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA. Laporan tersebut masuk pada 10 Januari 2023.

Haters yang masuk dalam laporan tersebut akan dikenakan Pasal 29 UU ITE dengan ancaman pidana kurang lebih empat tahun.

Laporan ini dibuat oleh Billar lantaran tindakan haters tersebut sudah di luar kendali. Menurut Sadrakh Seskoadi, tindakan tersebut telah mempengaruhi psikis Billar. Oleh karena itu, dengan laporan ini diharapkan para  mendapatkan efek jera dengan adanya ancaman penjara.

Sadrakh Seskoadi juga menyebut bahwa kliennya mendapatkan ancaman kekerasan dari sejumlah akun tersebut.

“Dasar untuk dilaporkannya akun-akun tersebut karena memang ini sudah di luar batas toleransi. Karena memang hal ini dapat terjadi sehingga Mas Rizky merasa harus ditindaklanjuti,” terang Sadrakh Seskoadi.

“Arahnya lebih kepada ancaman kekerasan,” sambungnya.

Akibat dari ancaman kekerasan tersebut, Billar kena mental yang mengakibatkan situasi rumah tangganya dengan Lesti tidak kondusif. Hingga akhirnya Billar memutuskan untuk melaporkannya 

“Otomatis (psikis terganggu) karena memang dari Mas Rizky bersama dengan Mbak Lesti sendiri merasa saat ini kondisinya tidak kondusif dengan apa yang dilakukan oleh netizen tersebut, sehingga mengakibatkan harus mengambil tindakan secara tegas,” terang Sadrakh.

Hingga saat ini, tim kuasa hukum Billar masih belum mengetahui motif haters yang memberikan ancaman kepada Billar. 

“Saya nggak tahu juga motifnya apa, jadi nanti penyidik yang akan menyampaikan hasil penyelidikannya seperti apa,” pungkas Sadrakh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *