Terjebak Lockdown, Asmara Abigail Ceritakan Kondisi Pandemi COVID-19 di Italia

Aktris Asmara Abigail menceritakan kondisi di Milan, Italia, sejak negara tersebut memberlakukan lockdown akibat virus corona (Covid-19).

Dihubungi baru-baru ini, ia pun beberkan konsekuensi dari isolasi di sana.

“Semua orang di rumah, nggak boleh keluar. Boleh ke supermarket atau darurat ke rumah sakit,” kata Asmara Abigail.

“Aku posisi di Milan dari tanggal 19 Februari. Rencananya, tuh, sampai 25 Maret karena ada beberapa pekerjaan juga di Eropa, di Milan,” ujarnya lagi.

Menurutnya, ada denda dari pemerintah jika masyarakat kepergok kelaur rumah tanpa alasan jelas. Jika memang mendesak kata dia harus lebih dulu mengantongi surat izin.

“Kita nggak boleh keluar rumah. Ada dendanya, aku nggak tahu pasti. Aku nonton di berita, kalau keluar rumah harus ada surat pekerjaan segala macam,” ujar Asmara Abigail.

Ia pun membenarkan soal video viral yang perlihatkan warga Italia ramai-ramai bernyanyi di balkon masing-masing. Kata dia, hal itu terjadi tiap jelang malam.

“Jadi tuh sekarang hiburan orang Italia tuh setiap sore, kami nyanyi rame-rame di balkon jadi diberitain gitu, hari ini nyanyi apa, nyanyi apa, seru deh jadi kayak menyemangati sesama warga,” kata Asmara Abigail dihubungi baru-baru ini.

Bintang film Perempuan Tanah Jahanam ini bilang lagu yang dinyanyikan mereka selalu bernapaskan patriotisme. Isinya menyampaikan optimisme bahwa mereka akan memenangkan peperangan.

“Karena kita sudah nganggep ini perang modern, kami anggap ini perang dunia, tapi (manusia) modern dengan ngelawan virus gitu,” ujarnya.

Menurut Asmara lagi, bila di Indonesia ada semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda namun tetap satu jua, orang Italia juga memiliki semboyan serupa. Bila diartikan, semboyan itu berarti berjauhan tapi tetap bersatu. Artinya mereka bernyanyi sebagai salah satu upaya untuk menang dari virus corona.

“Kalau kamu liat videonya yang ada bendera hijau, putih, merah (bendera Italia) itu pakai lagu yang judulnya artinya we will win, we will win this war,” kata Asmara Abigail.

View this post on Instagram

Saya membuat 4 video yang mudah-mudahan bisa membantu teman-teman di Indonesia. 2 minggu yang lalu jumlah pasien corona di Italia adalah 14 orang dan sekarang sudah mencapai diatas 10.000, pemerintah Italia melakukan test corona sebanyak lebih dari 30.000 orang sedangkan Perancis hanya 3.000 dan German 4.000 makanya angka pasien #corona di Italy paling tinggi di Eropa. #coronavirus #covid19 ini masalah serius bukan main-main, ini masalah global bukan masalah Cina atau Italia saja. Ini saatnya kita bersatu sebagai warga negara dunia untuk bekerja sama dengan baik memerangi virus ini dengan cara yang bijak dan bertanggung jawab. Hindari tempat publik, jika harus keluar rumah jaga jarak minimal 1m dengan orang lain dan no contact fisik sama sekali, hindari penggunaan uang cash, bersihkan semua barang yang biasa kita pegang dengan disinfectant. Memang angka kematian #covid19 2% tapi angka penyebarannya sangat cepat, self quarantine atau #lockdown satu negara diperuntukan untuk membantu sistem kesehatan publik supaya dokter dan suster bisa menyembuhkan pasien yang sudah terjangkit dan butuh pertolongan darurat, karena fasilitas kesehatan publik tidak akan cukup untuk memfasilitasi lonjakan pasien positif yang angkanya bisa mencapai ribuan. Semua tutup dari kantor, sekolah, universitas, tempat hiburan, pertandingan bola (bahkan @cristiano ronaldo pun dirumah saja), #milanfashionweek hari terakhir pun hanya pakai giant screen dan streaming saja, bahkan tempat ibadah pun tutup. Mari bertanggung jawab atas kesehatan diri sendiri dan orang lain. Karena rata-rata 1 pasien positive bisa minginfeksi 3 orang. Sementara anak-anak disini dilarang bertemu kakek-neneknya karena bisa dibilang anak-anak imune-nya kuat untuk #viruscorona tapi anak-anak juga bisa menjadi carrier #viruscorona yang baik. Cina, Italy dan negara-negara lain sudah mengalami kerugian ekonomi yang sangat besar dari dampak #lockdown karena bisnis semua shut down tapi ini demi kebaikan kita semua. Dan dampak positifnya adalah berkurangnya carbon footprint. Alam punya caranya sendiri untuk mencari keseimbangan. #forzaitalia #iorestoacasa #istayathome #italiazonarossa #lockdownitaly

A post shared by Asmara Abigail (@asmaraabigail) on

Italia sejauh ini menjadi negara dengan angka pasien positif corona paling tinggi. Kondisi tersebut sampai membuat liga Italia diberhentikan sementara.

Instagram Asmara Abigail

(disadur dari suara.com)

liontivi

Media Berita Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.